PeristiwaTabanan

Truk Kontainer-Pick Up Tanaman Hias Kecelakaan di Jalur Denpasar-Gilimanuk

    TABANAN, Kilasbali.com – Kecelakaan antara truk kontainer dan pikap bermuatan tanaman hias terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Bypass Ir Soekarno, pada Kamis (16/5).

    Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini membuat mobil pikap bermuatan tanaman hias penyok pada bagian baknya. Tidak terkecuali tanaman hias yang diangkutnya.

    Kasatlantas Polres Tabanan AKP Adrian Rizky Ramadhan mengkonfirmasi terjadinya kecelakaan di timur simpang empat Banjar Dukuh, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan tersebut.

    “Kejadiannya sekitar pukul 10.30 Wita,” ujarnya.

    Baca Juga:  Bupati Sanjaya Tekankan Pentingnya Kolaborasi saat hadiri Puncak Hari Koperasi Nasional ke-77 di Tabanan

    Ia menjelaskan, sebelum kejadian kedua kendaraan itu sama-sama datang dari arah barat atau Gilimanuk. Posisi kedua kendaraan itu saling sejajar.

    Truk kontainer berpelat W 8823 UQ berada di sebelah kiri. Sementara pikap bermuatan tanaman hias berpelat L 9803 BY berada di samping kanannya.

    Saat tiba di lokasi kejadian, sopir truk kontainer tidak menyadari ada pohon perindang yang batangnya menjulur terlalu rendah mengarah ke jalan.

    Baca Juga:  Rumah Warga Kelating Kebakaran, Kerugiannya Mencapai Ratusan Juta

    “Akibatnya box petikemas (kontainer) menabrak dan tersangkut batang pohon hingga lepas,” jelasnya.

    Kontainer yang lepas itu kemudian menimpa sisi kiri belakang mobil pikap bermuatan tanaman hias.

    Sisi kiri bagian belakang mobil pikap bermuatan tanaman hias itu penyok, pagar bak pikap rusak dan patah.

    Sementara pintu kanan pikap juga pecah dan penyok. Dan, tanaman hias yang diangkutnya sebagian hancur dan sisanya berserakan.

    Meski kejadiannya menegangkan, kedua sopir kendaraan tersebut dalam keadaan selamat. Baik sopir truk kontainer yang diketahui bernama Wajianto (45) asal Bojonegoro, Jawa Timur.

    Baca Juga:  Bawaslu Tabanan Temukan Pantarlih Tak Lakukan Coklit

    Begitu juga dengan sopir pikap tanaman hias yang diketahui bernama Ferian Aldi Hrmawan (23) asal Malang, Jawa Timur.

    Meski begitu, kejadian itu mengakibatkan kerugian materi di masing-masing pihak. Kerugian besar dialami sopir pikap tanaman hias sekitar Rp 15 juta. Sementara sopir truk kontainer mengalami kerugian yang diperkirakan Rp 1 juta. (c/kb)

    Back to top button