Denpasar

Penyediaan Air Minum 3 Juta Rumah Tangga Terbantu WWF ke-10

    DENPASAR, Kilasbali.com— Penyediaan air minum pada sebanyak 3 juta rumah tangga sangat terbantu oleh pelaksanaan World Water Forum (WWF) ke-10 di Bali.

    Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa terdapat proyek percepatan penyediaan air minum hingga bagi 3 juta rumah tangga.

    Bukan hanya itu, namun terdapat pula proyek pengolahan air limbah domestik bagi sebanyak 300 ribu rumah tangga, seluruh hal itu merupakan contoh nyata hasil WWF ke-10 tahun ini.

    “Antara lain proyek percepatan penyediaan air minum bagi 3 juta rumah tangga dan proyek pengolahan air limbah domestik bagi 300.000 rumah tangga,” kata Basuki.

    Baca Juga:  Tingkatkan Kinerja Sekretariat DPRD Provinsi Bali Luncurkan E-Audiensi

    Adanya berbagai macam proyek itu berkat ajang KTT WWF ke-10 di Bali jelas akan sangat banyak mendatangkan manfaat bagi masyarakat dunia.

    “Jadi tidak hanya untuk Indonesia, tapi untuk seluruh dunia,” sambung Basuki.

    Menurut Menteri PUPR tersebut, setidaknya telah disepakati hingga sebanyak 113 proyek yang pengerjaannya berlangsung di 106 negara peserta WWF.

    Tidak tanggung-tanggung, bahkan dari keseluruhan proyek tersebut mampu mencapai nilai hingga 9,4 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 150,2 triliun.

    Baca Juga:  Tinjau Pembangunan Jembatan Tukad Badung, Jaya Negara Ingatkan Kontraktor Bekerja dengan Baik

    Lebih lanjut, menteri berusia 69 tahun itu mengungkapkan bahwa dalam pertemuan forum air dunia juga telah menyepakati deklarasi terkait komitmen untuk mendirikan Center of Excellence demi ketahanan air dan iklim.

    Bagi Menteri Basuki, karena Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan, maka tentunya memiliki kewajiban untuk berada di garda terdepan dalam mendorong terciptanya inovasi dalam pengelolaan air dan sanitasi.

    “Sebagai negara kepulauan, Indonesia wajib berada di garda terdepan untuk mendorong inovasi dalam pengelolaan air dan sanitasi,” jelasnya.

    Mengenai pembentukan Center of Excellence yang Indonesia usulkan, hal tersebut bukan hanya demi bangsa ini saja namun juga untuk negara lain di Asia Pasifik.

    Baca Juga:  Piraeus Yunani Jajaki Kerjasama dengan Kota Denpasar

    “Center of excellence ini bukan hanya untuk negara Indonesia, tapi juga untuk negara lainnya di Asia Pasifik,” ungkap Menteri PUPR RI tersebut.

    Kedua, dalam KTT WWF ke-10 Indonesia juga terus mendorong adanya peringatan Hari Danau Sedunia yang sangat berguna untuk menjaga kelestarian danau seluruh dunia.

    Kemudian ketiga adalah pengangkatan akan isu pengelolaan sumber daya air secara terpadu bagi pulau-pulau kecil. (m/kb)

    Back to top button