BadungHiburanNews Update

Band Indie Rock Galiju Luncurkan Album ‘Resonant’ 

    MANGUPURA, Kilasbali.com – Muncul dari lanskap skena musik Bali, Galiju, sebuah band Indie Rock yang dibentuk selama pandemi, luncurkan album debut perdana mereka “Resonant” di Orchard Bar & Restaurant yang ikonik di Seminyak, Bali, Sabtu (25/5).

    Galiju yang beranggotakan Reza Achman (Drum, Vokal), Ian Stevenson (Vokal, Gitar), dan Rangga (Bass, Vokal), bukan nama baru di belantika musik Bali dan Nasional, para anggotanya membawa segudang pengalaman dari malang-melintang di skena musik.

    Reza Achman, yang dikenal dengan permainan drumnya yang bertenaga bersama Matajiwa, Ian Stevenson, vokalis karismatik Zat Kimia, dan Rangga, kekuatan dominan di kancah metal Bandung, telah memadukan bakat unik mereka untuk menciptakan suara yang berbeda dan bergema.

    “Resonant”, sebuah album yang benar-benar sesuai dengan namanya, merangkum esensi kejernihan dan kenyaringan, memberikan pengalaman mendengarkan yang bertenaga dan enak didengar.

    Album ini menampilkan delapan lagu, dengan lirik yang ditulis terutama oleh Ian dan musik disusun secara kolaboratif bersama Galiju. Awalnya dirilis secara digital pada tahun 2020, “Resonant” dengan cepat mendapatkan pengikut setia meskipun ada keterbatasan yang disebabkan oleh pandemi global.

    Baca Juga:  Serahkan Hibah Rp 2,1 Miliar di Tampak Gangsul, Bukti Konkret Komitmen Bupati Giri Prasta Ringankan Masyarakat Bali

    Setelah hampir empat tahun beredar di ranah digital, album debut Galiju telah mengumpulkan basis penggemar setia dan bersemangat, menjadikan perilisan fisik ini sebagai peristiwa penting.

    Format kaset yang dipilih karena nilai nostalgia dan daya tariknya yang unik ini merupakan edisi terbatas, menjadikan acara ini semakin spesial bagi para penggemar dan kolektor.

    Keriuhan penampilan Galiju di Orchard Bar & Restaurant merupakan malam musik dan selebrasi yang tak terlupakan. Selain penampilan gemilang dari Galiju, acara tersebut juga menampilkan kolaborasi dengan musisi ternama seperti Rizal Hadi (Rhythm Rebels), Palel (Navicula), Jascha Benny dan Yezki (Wallaby Project), Tigra Rose, Andreas Arianto, dan Agung, menambah khasanah kegembiraan dan keragaman musik nantinya.

    Baca Juga:  MRT di Badung Bakal Ground Breaking Awal September 2024 di Central Parking Kuta

    Para penggemar dan penikmat musik diundang untuk bergabung dalam acara eksklusif ini, di mana mereka dapat menikmati penampilan langsung dari “Resonant” dan membeli kaset edisi terbatas yakni hanya 50 copy.

    “Kaset ini sebenarnya kami sengaja buat sebagai bagian dari Mechandise kami. Sepertinya asyik saja membuat kaset untuk album kami ingin, mengingat kaset sudah menjadi barang yang langka di tengah-tengah musik digital yang marak membahana sekarang ini,” Seru Reza Achmad, sang drummer Galiju band ini.

    Perayaan debut album Galiju bukan sekadar peluncuran melainkan bukti perjalanan band dan semaraknya belantika musik Bali.

    “Target kami album ini bisa diterima oleh masyarakat penikmat musik, bukan hanya di Indonesia, tetapi di luar Indonesia juga,” ucap Rangga.

    Resonant, memuat delapan lagu karya Galiju Band. Fractals, Ride, Reconcile, Let it Bleed, Believers, Solitary, Smithereens, Here and Now adalah delapan single yang sudah bisa dinikmati dan didengarkan di berbagai kanal digital musik di Indonesia.

    Baca Juga:  Duta Kabupaten Badung Raih Juara Umum PKB XLVI/2024

    “Terutama mengenai lirik, saya sebagai pencipta lirik, mengangkat dan mencoba untuk mengungkapkan hal-hal yang positif betapapun buruk keadaannya. Misalnya, Let It Bleed, lagu ini saya buat untuk mengingatkan diri saya sendiri, jika saya sakit, maka biarkan sakit, rasakan sakit itu hingga berdarah. Lirik-lirik yang postif ini juga bagi saya penting, karena lirik ini akan saya nyanyikan, dan apabila liriknya positif, itu bekerja sebagai mantra bagi saya. Dan saya percaya itu berhasil,” jelas Ian Stevenson.

    Lirik yang positif ditambah dengan ciri khas musik masing-masing personel Galiju, ketika dipadupadankan di dalam karya Galiju, tentu boleh jadi adalah karya yang apik dan tak terduga dalam skena musik tanah air. (pr/kb)

    Back to top button