PemerintahanTabanan

Hingga Mei 2024, Realisasi Retribusi Parkir Tabanan Sudah 50 Persen

    TABANAN, Kilasbali.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan sedang getol-getolnya mendongkrak pendapatan dari sektor retribusi parkir.

    Hingga Mei 2024, upaya optimalisasi pendapatan pada sektor tersebut sudah mencapai 50 persen dari target yang ditetapkan di tahun ini.

    Sesuai data, target retribusi parkir khusus atau parkir yang menggunakan pelataran pada 2024 sebesar Rp 1,85 miliar.

    Sementara target untuk parkir tepi jalan umum (TJU) ditetapkan sebesar Rp 4 miliar.

    Baca Juga:  KIM Plus Tabanan Tunggu Ini Hadapi di Pilkada 2024

    Jika dibandingkan dengan target di 2023, terjadi peningkatan tipis pada target parkir khusus dari sebelumnya Rp 1,8 miliar.

    Namun, target untuk parkir TJU justru mengalami penurunan dari Rp 5 miliar pada tahun lalu.

    Kasi Parkir Dinas Perhubungan Kabupaten Tabanan, I Ketut Budi Antara, mengungkapkan bahwa penurunan target retribusi untuk parkir TJU di tahun 2024 disebabkan oleh capaian pada tahun sebelumnya yang masih berada di bawah Rp 4 miliar.

    Baca Juga:  Kamera ETLE Terpasang di Beberapa Titik! Tilang Elektronik Sudah Diterapkan di Tabanan

    “Namun demikian, kami terus berupaya melakukan optimalisasi agar capaian pendapatan daerah dari retribusi parkir dapat tercapai,” ujar Ketut Budi, Senin (27/5).

    Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan monitoring dan pengawasan rutin terhadap kinerja juru parkir di pasar tradisional dan titik lokasi parkir lainnya, serta pembinaan kepada mereka.

    “Selain pengawasan, kami juga melakukan pembinaan kepada juru parkir dan menjalin kerjasama dengan desa adat dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang mengelola pemungutan parkir,” tambahnya.

    Baca Juga:  Bupati Sanjaya Hadiri Ngaben Bersama di Desa Tista dan Marga

    Hingga tanggal 22 Mei 2024, realisasi capaian retribusi parkir khusus telah mencapai 42,69 persen atau setara dengan Rp 789,817 juta, sedangkan realisasi capaian retribusi parkir TJU telah mencapai 37,99 persen atau setara dengan lebih dari Rp 1,5 miliar. (c/kb)

    Back to top button