Seni BudayaSosialTabanan

MDA Tabanan Tidak Mengetahui Sebab Terlambatnya Pencairan BKK Desa Adat

    TABANAN, Kilasbali.com – Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Tabanan mengaku tidak mengetahui apa yang menjadi penyebab terlambatnya pencairan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa Adat dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.

    Sebabnya, pencairan BKK Desa Adat merupakan kewenangan Pemprov Bali melalui Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (DPMA).

    Meski demikian, MDA Tabanan akan tetap menyampaikan aspirasi soal keterlambatan pencairan BKK Desa Adat tersebut ke MDA Provinsi Bali.

    Ini seperti aspirasi yang disampaikan Paiketan Bendesa Adat Se-Kecamatan Kerambitan dalam rapat pada Minggu (26/5).

    Baca Juga:  Teh Gobo, Teh Berbahan Dasar Sayur Gonda Ciri Khas Desa Bongan

    “Kami tidak mengetahui (penyebabnya) karena itu kewenangan Pemprov Bali melalui DPMA,” jelas Ketua MDA Tabanan, I Wayan Tontra, pada Senin (27/5).

    Menurutnya, soal terlambatnya pencairan BKK ini sudah diketahui Pemprov Bali karena beberapa kali sudah dirapatkan. Namun, ia mengaku tidak mengetahui dengan pasti penyebab keterlambatan tersebut.

    “Kami kan hanya sifatnya mengusulkan. Ada rapat seperti itu di Kerambitan, kami sampaikan. Aspirasi sekecil apapun itu kami teruskan ke provinsi,” tegasnya.

    Baca Juga:  Piraeus Yunani Jajaki Kerjasama dengan Kota Denpasar

    Tontra memperkirakan, keterlambatan pencairan BKK Desa Adat ini dimungkinkan akibat keterlambatan penyerahan SPJ oleh beberapa desa adat. Sebab, proses pencairan BKK tersebut sifatnya kolektif.

    “Kalau sudah terkumpul semua SPJ-nya baru bisa melakukan pencairan. Satu SPJ saja belum terkumpul, tidak bisa mencairkan,” ujarnya menduga.

    Namun demikian, informasi sementara yang ia peroleh menyebutkan bahwa pencairan BKK Desa Adat ini kemungkinan akan dilakukan pada minggu depan.

    Baca Juga:  Bupati Tabanan Tanam Cabai bersama KWT Dukuh Mesari Bongan

    “Sesuai informasi yang saya terima, (pencairannya) minggu depan. Kalau tidak salah. Ini baru sebatas informasi awal. Bersabar dulu,” tukasnya. (c/kb)

    Back to top button