BadungSosial

Pasca World Water Forum ke-10, Polda Bali Ajak Nelayan di Nusa Dua Jaga Kamtibmas

    MANGUPURA, Kilasbali.com – Konferensi World Water Forum (WWF) ke-10 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, telah berhasil diselenggarakan dengan aman dan lancar. Usai acara tersebut, Kepolisian Daerah (Polda) Bali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    Sebagai langkah nyata, Ditintelkam Polda Bali mengadakan pertemuan dengan Kelompok Nelayan Yasa Segara Bengiat di kawasan Nusa Dua. Dalam pertemuan ini, Panit 2 Subdit 2 Ditintelkam Polda Bali, Iptu I Ketut Jayana, memaparkan tujuan dari penyelenggaraan WWF serta dampak positif yang dihasilkannya.

    Baca Juga:  Pembangunan LRT di Bali Masuk Tahap penunjukan Mitra Strategis dan Pemimpin Konsorsium Investor

    “World Water Forum adalah konferensi yang diselenggarakan setiap tiga tahun sekali dengan kerja sama antara negara tuan rumah dan World Water Council (WWC). Tahun ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah. Forum ini menjadi ajang internasional untuk membahas isu-isu air secara global, terutama dalam merumuskan kebijakan tata kelola air dan sanitasi dunia,” ujar Iptu I Ketut Jayana.

    Iptu I Ketut Jayana juga menambahkan bahwa pelaksanaan WWF memberikan berbagai dampak positif bagi masyarakat Bali. “Dampak yang dirasakan masyarakat Bali dengan adanya WWF meliputi dorongan pada pergerakan ekonomi, budaya, pariwisata, dan industri kreatif, serta mengoptimalkan kepentingan nasional lainnya,” jelasnya.

    Baca Juga:  Ini Dia Perda Lokasi Larangan Menaikkan Layangan di Bali

    Dalam kesempatan tersebut, Iptu I Ketut Jayana mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya Kelompok Nelayan Yasa Segara Bengiat Nusa Dua, untuk mendukung program-program pemerintah dan tetap menjaga situasi kamtibmas di Bali. “Kami mengajak semua elemen masyarakat, khususnya Kelompok Nelayan Yasa Segara Bengiat Nusa Dua, untuk mendukung program-program pemerintah dan tetap menjaga situasi kamtibmas di Bali,” pungkasnya.

    Baca Juga:  Bhakti Sosial Kesehatan Lanud I Gusti Ngurah Rai di Buleleng

    Dengan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di Bali tetap kondusif, tidak hanya selama berlangsungnya konferensi internasional, tetapi juga di masa-masa mendatang. (m/kb)

    Back to top button