PeristiwaTabanan

Polisi Tangkap Komplotan Curanmor di Selemadeg Timur Beroperasi Lintas Pulau

    TABANAN, Kilasbali.com – Kepolisian Resor (Polres) Tabanan terus mengembangkan penyidikan terkait sindikat pencurian sepeda motor (curanmor) yang tertangkap di Banjar Dukuh Pulu Tengah, Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur, beberapa waktu lalu.

    Dari hasil pengembangan, polisi berhasil menangkap satu orang pelaku lagi yang diketahui bernama Bahul (23) asal Probolinggo, Provinsi Jawa Timur.

    Sehingga sampai saat ini sudah ada dua orang tersangka yang berhasil ditangkap. Satu tersangka lainnya yakni Ainul Yakin (23) dari daerah yang sama telah ditangkap lebih awal.

    Sesuai hasil penyidikan, baik Ainul Yakin dan Bahul rupanya bekerja dalam sindikat pencurian motor lintas pulau. Selain mereka, masih ada dua orang pelaku lagi yang masih diburu polisi sampai keluar Bali.

    Baca Juga:  Pemkab Tabanan Hendak Bangun Taman Perjuangan, Ditarget Selesai Akhir 2024

    “Masih ada dua orang yang kami kejar. Kemungkinan sudah menyeberang (pulau Bali). Masih kami koordinasikan untuk kepentingan pengungkapan,” ujar Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes, Senin (3/6).

    Pihaknya memperkirakan, sindikat ini telah beraksi sejak tiga bulan lalu. Apalagi dari hasil analisa, di saat itu aksi pencurian motor cukup meningkat.

    “Setelah dilakukan Operasi Sikat menang menurun, tapi masih ada. (Pelakunya) kelompon berbeda,” ungkapnya.

    Baca Juga:  Bupati Sanjaya Tekankan Pentingnya Kolaborasi saat hadiri Puncak Hari Koperasi Nasional ke-77 di Tabanan

    Ia menjelaskan, terbongkarnya aksi sindikat curanmor lintas pulau ini diawali dari kegiatan operasi yustisi yang dilakukan Polsek Selemadeg Timur dengan Pemerintah Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur.

    Di sana, polisi menangkap Ainul Yakin serta mengamankan lima barang bukti berupa motor. Dari hasil pengembangan, polisi kemudian menangkap Bahul di Desa Bantas Kecamatan Selemadeg Timur.

    Dari Bahul, polisi kemudian mengamankan tiga unit motor. Sehingga total barang bukti motor yang disita saat ini sebanyak delapan unit.

    Baca Juga:  Koster Sebut Komunikasi dengan De Gadjah Masih Lanjut

    Selain itu, polisi juga menyita barang bukti lainnya yakni berupa kunci letter T dan beberapa pelat nomor kendaraan yang dipakai untuk mengelabui motor hasil curian.

    “Total ada 13 TKP (yang menjadi tempat kejahatan sindikat ini),” jelasnya.

    Dari 13 TKP tersebut, sebanyak delapan motor sudah diamankan. Sementara sisanya kemungkinan sudah dibawa keluar Bali. “Mereka mengangkutnya menggunakan mobil,” pungkasnya. (c/kb)

    Back to top button