BadungPemerintahanPendidikan

Pentingnya Digitalisasi Pendidikan Jika Tidak Ingin Tertinggal

    BADUNG, Kilasbali.com – Digitalisasi di bidang pendidikan sangat penting untuk dilakukan. Hal tersebut disampaikan oleh Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra saat menghadiri Lokakarya Google Education ‘Cara Baru untuk Belajar’ pada Rabu (5/6), di Harris Hotel Sunset Road, Denpasar.

    Ia menyampaikan digitalisasi pendidikan walau hanya bagian dari digitalisasi kehidupan namun memiliki peran yang sangat penting dan signifikan.

    “Digitalisasi pendidikan memiliki peranan yang amat sangat penting. Karena di pendidikanlah kita memulai semuanya,” jelas Dewa Made Indra.

    Menurutnya manusia tidak dapat menghindari digitalisasi yang berkembang di berbagai bidang kehidupan.

    Baca Juga:  Chili dan Bali Jajaki Kerjasama Pertanian, Mahendra Jaya Ungkap Ini

    Mau tidak mau, suka tidak suka, masyarakat harus ikut dapat menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi yang ada termasuk di bidang pendidikan. “Kalau tidak dimulai sekarang, pendidikan kita akan tertinggal jauh,” katanya.

    Dewa Made Indra tidak menampik bahwa masih terdapat tantangan dalam mengembangkan pendidikan berbasis digital di sekolah-sekolah di Bali seperti akses internet yang tidak memadai, kemampuan guru yang minim, sistem penganggaran serta resistensi orang tua terhadap digitalisasi. Namun bukan berarti digitalisasi pendidikan tidak dapat dilakukan.

    Menurutnya pendidikan berbasis digital dapat di mulai di daerah-daerah dengan infrastruktur digital yg telah memadai seperti sekolah-sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Badung maupun Kota Denpasar.

    Baca Juga:  Cetak Pemimpin Tangguh dan Berintegritas

    Sementara itu, ia menyambut baik pelaksanaan Lokakarya Google Education ‘Cara Baru Untuk Belajar’. Ia menilai kehadiran google education sangat membantu dalam membangun ekosistem pembelajaran di Indonesia khususnya di Bali.

    “Ini sesuatu yang sangat baik jadi kita harus punya semangat untuk membawa sekolah kita menuju ke sini. Kita harus memahami betul bahwa dengan masuk ke sistem digital ini, anak-anak kita akan mendapat dua substansi sekaligus. Pertama substansi terkait pelajaran yang mereka pelajari dan kedua, pada saat yg sama siswa jg akan mendapat substansi digital karena proses pembelajarannya dilakukan secara digital,” jelasnya. (m/kb)

    Back to top button