PariwisataTabanan

DTW Jatiluwih Segera Manfaatkan Pelaba Pura Petali Jadi Parkir

    TABANAN, Kilasbali.com – Manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih akan segera memanfaatkan pelaba Pura Petali sebagai lahan parkir bagi pengunjung.

    Upaya ini dilakukan untuk mengembangkan sektor pariwisata di Jatiluwih. Karena selama ini, parkir masih menjadi hambatan bagi pengunjung untuk datang ke objek wisata berstatus warisan budaya dunia itu.

    “Bupati sangat setuju dengan parkir apa yang sudah dikerjakan di sini berupa lahan parkir,” ujar Manajer DTW Jatiluwih, Ketut Purna, Minggu (7/7).

    Sejauh ini, pihaknya baru menyiapkan satu kantong parkir pertama selain di pinggir Pura Puseh.

    Baca Juga:  Bupati Sanjaya Tekankan Pentingnya Kolaborasi saat hadiri Puncak Hari Koperasi Nasional ke-77 di Tabanan

    Dengan memanfaatkan pelaba Pura Petali, menurutnya, daya tampung kendaraan akan jauh lebih besar.

    “Di sana ada luas lahan hampir sepuluh hektar. Parkir mungkin dua sampai tiga hektar,” ungkapnya.

    Sedangkan untuk kantong parkir pertama yang ada sekarang luasnya hanya 80 are dengan daya tampung sekitar 200-250 mobil.

    “Idealnya minimal tiga hektar karena kami tidak ingin ada mobil parkir di jalan,” tukasnya.

    Baca Juga:  Pemilik Toya Devasya Hot Spring Waterpark Ungkap Penyebab Geopark Batur Digandrungi Wisatawan

    Sementara soal penertiban bangunan yang sempat menjadi sorotan saat World Water Forum (WWF) belum lama ini, Purna menyebut pihak masyarakat akan melakukan konsensus lokal terlebih dulu.

    “Kami akan melakukan konsensus lokal terlebih dulu. Desa Dinas, Desa Adat, Subak, membuat peparuman bersama kemudian dibawa ke pemkab untuk digodok sebagai aturan aturan baku di Jatiluwih. Apa yang boleh dan apa yang tidak boleh,” pungkas Purna. (c/kb)

    Back to top button