Amertha Manunggal, Olah Batok Kelapa Jadi Barang Bernilai

Ekonomi Bisnis Tabanan
Amertha Manunggal, Olah Batok Kelapa Jadi Barang Bernilai

TABANAN, Kilasbali.com – Meski tidak punya keahlian, namun jika kreatif maka bisa bertahan di masa Pandemi Covid -19 ini. Seperti yang dilakukan oleh UMKM Amertha Manunggal, yang beralamat di Banjar Pancoran, Desa Mundeh, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan. Pelaku usaha kecil mikro ini mengolah limbah batok kelapa menjadi kerajinan bernilai seni.

Baca Juga:  Gencar Sosialisasikan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber, Putri Koster Harap Peran Aktif Aparat Desa dan Masyarakat

Pemilik UMKM Amertha Manunggal Ni Wayan Suarmini mengatakan, pembuatan kerajinan dari batuk kelapa itu dikerjakan oleh masyarakat sekitar.

Lanjut dia, pekerjaan membuat kerajinan ini sangat mudah. Bahkan bisa sambil duduk.

“Pekerjaan ini tidak perlu mempunyai keahlian khusus. Terpenting mempunyai niat yang kreatif dari diri sendiri,” ucapnya.

Dia menambahkan, produk dari batok kelapa ini seperti mangkok, tempat dupa, sendok, garfu serta yang lainnya.

Kata dia produk Amertha Manunggal telah diekspor ke luar negeri. Yaitu ke Jerman, Itali, Prancis, Swiss dan terakhir ke Jepang. (gd/kb)