Antisipasi Pencurian, Pengemong Pura Pasang CCTV

Gianyar
Foto: Bangunan pura yang dilengkapi CCTV

GIANYAR, Kilasbali.com – Di tengah maraknya pencurian pretima di wilayah Gianyar, pelaku pun sulit teridentifikasi. Atas kondisi ini, selain meningkatkan pakemitan (ronda di pura), para pengemong pura kini mulai memasang CCTV di  puranya masing-masing.

Seperti halnya di Pura Pemaksan Nataran, Desa Saba, Blahbatuh. Tidak ingin Puranya menjadi korban pencurian atau setidak-tidaknya pelakunya teridentifikasi, sejak seminggu lalu pura telah dilengkapi CCTV.

Penyarikan Pura, Gede Raka didampingi I Made Dearta menyebutkan, pihaknya memasang CCTV lantaran dalam beberapa bulan terakhir marak terjadi pencurian pretima. Bahkan dari enam pura yang sudah hilang pretimanya, belym ada pelaku yang teridentifikasi.

Baca Juga:  Disiplin Diet Kantong Plastik Menurun, Pemprov Kumpulkan Pengelola Pasar di Denpasar

“Kondisi ini pula  membuat kami sebagai   penyungsung pura terutama pura yang  di dalamnya disimpan pretima khawatir. Mengantisipasi pencurian pretima, kami memasang kamera pemantau atau CCTV, sejak seminggu lalu,” ungkapnya, Minggu (11/4/2021).

Meskipun demkian, CCTV dinilai hanya salah satu upaya antisipasi. Krama masih tetap melakukan pakemitan. Bahkan setiap malam warga melakukan pakemitan mencapai 10 orang. “Pakemitan tetap jalan, ada piketnya 10 orang setiap malamnya,” kata Gede Raka.

Lanjutnya, di pura setempat ada sejumlah pretima dan tapakan berupa Ida Ratu Gede Barong Ket dan Ida Ratu Ayu berwujud rangda yang tersimpan di gedong pura setempat.

Baca Juga:  Payangan Bakal Sandang Kawasan Wisata

Selain itu, terdapat juga sejumlah uang kepeng kuno. “Kami tempatkan CCTV di sejumlah titik strategis sebagai antisipasi,” jelasnya. (ina/kb)