Apresiasi Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, Menaker Ida Fauziyah Kunjungi LPK Balindo Paradiso

Denpasar Ekonomi Bisnis
Apresiasi Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, Menaker Ida Fauziyah Kunjungi LPK Balindo Paradiso

DENPASAR, Kilasbali.com – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah melakukan kunjungan kerja di Lembaga Pelatihan Kerja Balindo Paradiso Jl. Kertapura Denpasar, Sabtu (12/9/2020).

Kunjungan kerja dalam rangka monitoring dan evaluasi implemetasi pelaksanaan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 294 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Mendorong Percepatan Pemulihan Ekonomi Secara Nasional, diterima Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, IGA Rai Anom Suradi.

Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Denpasar karena telah menyertakan sertifikasi kompetensi kepada tenaga kerja di Denpasar yang merupakan jalan emas menuju Indonesia maju.

Baca Juga:  Meningkat Signifikan, Pasien Sembuh di Denpasar Capai 91,12 Persen

“Pemerintah Kota Denpasar telah membantu komitmen pemerintah pusat dalam memberi sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja di daerah. Dengan menyediakan kompetensi tenaga kerja berarti meningkatkan Sumber Daya Manusia yang unggul yang dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi secara nasional,” kata Ida Fauziyah

Lebih lanjut dikatakan, dengan adanya setifikasi kompetensi bagi Pekerja Migran Indonesia tidak menutup kemungkinan selain handal bekerja juga dapat membuka pasar kerja di luar negeri.

“Untuk membangun Sumber Daya Manusia yang berkompeten harus ada kerja keras dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dengan memberikan pelatihan dan kompetensi bagi calon tenaga kerja sehingga nantinya bisa profesional,” ungkapnya

Baca Juga:  Jangan Menyerah! Dewa Indra; Lawan dengan Prokes

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, IGA Rai Anom Suradi mengatakan tujuan utama Pemerintah Kota Denpasar menjadikan Kota Denpasar sebagai Kota Kompeten dengan memberikan 10.0000 sertifikasi kompetensi per tahun kepada tenaga kerja di Kota Denpasar.

“Kota Denpasar mewajibkan pelatihan berbasis kompetensi untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia yang handal sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Denpasar,” kata Anom Suradi. (sgt/kb)