Arya Wibawa Tinjau Vaksinasi Jemput Bola di Desa Dangin Puri Kaja

Birokrasi Denpasar
Arya Wibawa Tinjau Vaksinasi Jemput Bola di Desa Dangin Puri Kaja

DENPASAR, Kilasbali.com – Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa meninjau  vaksinasi  Covid-19, Senin (19/4/2021) di Desa Dangin Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, yang di Pusatkan di Banjar Tainsiat.

Peninjauan ini dilaksanakan guna memastikan kelancaran serta optimalisasi target vaksinasi Covid-19 di Kota Denpasar khususnya para lansia yang masih tercecer

Vaksinasi untuk lansia kali ini menyasar target sebanyak 260 orang lansia dengan sistem jemput bola di 8 banjar yang ada di Desa Dangin Puri Kaja.

Baca Juga:  Gubernur Koster dan Duta Besar Negara Uni Eropa Tos Arak Bali

Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, hingga saat ini pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Denpasar terus dioptimalkan, diimana, lansia dan guru masih menjadi target vaksinasi utama.

“Saat ini kita genjot  untuk lansia dengan sistem jemput bola sehingga target cakupan vaksinasi dapat tercapai, dan peninjauan ini guna memastikan kelancaran pelaksanaan vaksinasi di Kota Denpasar,” jelasnya.

Arya Wibawa mengatakan, untuk mendukung optimalisasi vaksinasi kepada lansia, Pemkot Denpasar turut melaksanakan vaksinasi jemput bola dengan menyasar titik tertentu, seperti pasar, banjar atau kantor desa/lurah yang dapat menjadi lokasi vaksinasi massal.

Baca Juga:  Disiplin Diet Kantong Plastik Menurun, Pemprov Kumpulkan Pengelola Pasar di Denpasar

“Kami sangat memahami jika lansia sangat sulit mendatangi 40 Fasyankes yang rutin melaksanakan vaksinasi di Kota Denpasar, sehingga dengan pelaksanaan jemput bola lewat vaksinasi massal ini dapat mendukung percepatan vaksinasi bagi lansia di Kota Denpasar, dan target capaian vaksinasi  dapat dipenuhi,” jelasnya.

Sementara Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini menambahkan jika dilaksanakan di Fasyankes maka lansia akan kesulitan untuk hadir. Hal ini mengingat diperlukanya pendamping serta cakupanya yang terlalu luas. Dengan hadirnya  vaksinasi jemput bola ini diharapkan pelaksanaan vaksinasi dapat fokus pada satu titik dan dari sisi lokaai akan lebih dekat dijangkau.

“Saat ini cakupan vaksinasi lansia sudah mencapai 52 persen dan untuk pendamping yang bisa mengantarkan dua orang lansia sekaligus, yang sudah berumur di atas 18 tahun bisa mendapatkan vaksinasi langsung jika memang belum mendapatkan vaksin tahap pertama. Ini merupakan sebuah langkah untuk mempercepat program vaksninasi untuk para lansia,” jelasnya. (kb/rls)