Atasi Kemacetan PKB, Taman Budaya Berencana Gandeng Grab

Denpasar
Ket Foto: Pintu masuk Taman Budaya Art Centre

DENPASAR, Kilasbali.com – Kemacetan kerap terjadi saat pelaksanaan Pesta Kesenian Bali (PKB) di Taman Budaya Bali, di Denpasar. Bahkan, fenomena ini terus meningkat dari tahun ke tahun sejak PKB pertama 41 tahun silam.

Untuk menyiasati kepadatan kendaraan di seputaran Taman Budaya Bali yang semakin tinggi tersebut, UPT Taman Budaya Bali berencana melakukan uji coba dengan menggandeng perusahaan transportasi Aplikasi Grab untuk menguarai kemacetan yang kerap terjadi dalam ajang PKB tersebut.

Kepala Tata Usaha Taman Budaya Bali, I Wayan Ria Arsika mengatakan, pihaknya akan melakukan uji coba dengan menggandeng Grab sebagai solusi untuk mengatasi kemacetan.

“Daya tampung kendaraan yang ada di seputaran Taman Budaya hanya 5000 unit, sedangkan yang datang mencapai 9000 unit. Dengan kerjasama ini, paling tidak diharapkan mampu mengurangi hingga 1/3 dari jumlah kendaraan yang datang,” kata Astika di Denpasar, Sabtu (27/4/2019).

Menurutnya, selain diharapkan mampu mengurai kemacetan, rencana kerjasama dengan Grab ini juga akan memudahkan pengunjung. Karena, selain lebih mudah dalam pelayanan hingga 24 jam, masyarakat juga mendapatkan diskon khusus.

“Jadi di parkir depan sebagai drop and pickup penumpang. Selain itu, nanti kami akan sediakan both Grab di areal pameran,” sebutnya seraya mengatakan, rencana kerjasama ini tidak akan membebani APBD.

Lebih lanjut mengatakan, solusi ini merupakan karya dirinya saat diklat pimpinan IV tahun 2019 ini dengan judul karya Proyek Perubahan Bali Art Festival off Traffic Jammed.

“Ini sudah kami sampaikan ke pimpinan yakni bapak Kadis Kebudayaan Bali, dan telah mendapatkan respon postif. Tinggal melaporkan kepada Bapak Gubernur untuk menerbitkan pergub sebagai payung hukumnya,” jelasnya. (jus*/kb)