Bandara Bali Utara Sedang Proses Penyelesaian Status Lahan

Birokrasi Buleleng
Ket Foto: Gubernur Bali, Wayan Koster

DENPASAR, Kilasbali.com-Progres rencana pembangunan Bandara Bali Utara masih dalam proses terkait status lahan. Hal tersebut dikatakan Gubernur Bali, Wayan Koster usai rapat Paripurna ke -7 DPRD Provinsi Bali, di Renon, Denpasar, Senin (11/2/2019).

“Sekarang masih menangani masalah penyelesaian status lahan,” kata Koster.

Koster menjelaskan, lahan yang diperuntukan sebagai bandara tersebut merupakan tanah milik Desa Adat Kubutambahan dengan luas 370 hektar.

Baca Juga:  Pulihkan Ekonomi Masyarakat, Rai Mantra Ajak ASN Denpasar Produktif

Namun tanah tersebut, ujar Koster, sedang dikontrakan ke pihak ketiga. “Tanah ini sedang dikontrakin dengan pihak ketiga, sehingga ada ada Hak Guna Bangunan (HGB) di atas tanah itu. Ini harus diselesaikan dahulu, ini butuh waktu,” terang Koster.

Lebih lanjut mengatakan, pihaknya butuh presell dan membuat kesepatakan dengan pihak yang menyewa lahan tersebut.

Sedangkan saat ditanya terkait penetapan lokasi (penlok) pembangunan bandara, Koster menjelaskan penlok tersebut keluar jika lahannya sudah siap. “Penlok itu bisa diputuskan kalau lahannya itu sudah fix,” tandas Koster. (jus/*KB).