Basmi Covid-19 Sampai Habis!

Denpasar Opini
IKK/I Komang Kusumaedi
  • Pelantikan Bupati Jembrana

  • Pelantikan bupati tabanan 2021
  • Pelantikan bupati tabanan 2021
  • Pelantikan bupati tabanan 2021

DENPASAR, Kilasbali.com – Covid-19 itu harus dibasmi sampai habis.”Basmi Covid Sampai Habis!” adalah kata demi kata atau kalimat yg harus ada saat ini dan terus berkumandang dalam gelora kerja melawan Covid. Tak lagi yang lain, karena harus satu komando dalam kata dan kalimat yakni: “Basmi Covid Sampai Habis!”

Karena Covid bukan ditangani! Karena jika terus menerus menanganinya, maka tidak akan selesai-selesai. Bukan juga ditanggulangi karena tanggul-tanggul yang dibuat ada tak efektif membendung Covid buktinya masih tetap muncul. Jangan juga dikendalikan, nanti terus menerus dia terkendali selalu eksis dalam kendali.

Tapi sekali lagi Covid itu harus dibasmi! Dimusnahkan sampai mati habis tak ada lagi tersisa, kemudian memastikan dia tak ada lagi dimana-mana. Tidak ada dia hidup jadi raksasa pembunuh massal manusia, maka cara berpikir harus diganti, cara membuat iklan harus berubah, cara kampanye pun kini berbeda, apalagi cara sebuah judul ditulis dan dibaca sesegera mungkin harus berubah agar tidak berlarut-larut menangani, terus menerus menanggulangi dan setiap waktu mengendalikan.

Baca Juga:  Wagub Cok Ace Sebut Rencana Free Covid Corridor Sebagai Usaha Buka Border Internasional

Buat sekarang judul, buatlah kata-kata dan buatlah program kegiatan dengan tema “Basmi Covid sampai habis”. Habisi jangan sampai ada sisa, maka habislah Covid dan selesailah Covid ini. Pasti itu terjadi. Karena anda adalah apa yang anda pikirkan dan terjadilah seperti apa yang anda inginkan. Percayalah kata-kata adalah doa, apa yang dipikirkan itulah yang terjadi.

Baca Juga:  Update Covid-19 di Kota Denpasar, Sembuh 122 Orang

Pikiran, kata-kata dan keinginan menuntun kita dalam bertindak dan berbuat. Semua itu tertarik-menarik terjadi dalam sebuah hukum kausalitas.

Jika tanam jagung pasti tumbuh jagung, artinya tak mungkin tumbuh kelapa. Contohnya saat mengikuti ujian sekolah tentu minta lulus dan hasilnya ternyata betul lulus.

Jika menangani Covid, menanggulangi Covid dan mengendalikan Covid maka itulah hasilnya menjadi tertangani, tertanggulangi, terkendali Covid nya tak habis-habis dia, tak selesai-selesai. Tetapi berbeda jika “basmi habisi Covid” maka hasilnya terbasmi dan habislah Covid ini. Bila sudah habis maka selesai sudah tidak ada lagi Covid, tentu situasi dan kondisi kembali normal.

Baca Juga:  DP3AP2KB Gelar Sosialisasi Desa/Kelurahan Layak Anak Tahun 2021

Itulah percaya dahsyatnya kekuatan pikiran, hebat saktinya kata-kata dan kemauan, maka harus diucapkan. Sebarkan dan sampaikan sehingga berlakulah hukum tarik menarik. Terjadi lah apa yang di inginkan terjadi.

Tuhan Yang Maha Kuasa adalah sangat baik hati, pemurah apa yag diminta pasti diberi. Terjadi lah atas kehendakNYA dan selalu mengabulkan apa yg kita pikir, katakan dan ingin lakukan karena Hukum Tarik Menarik itu nyata ada, maka katakan: Basmi Covid sampai habis!

oleh: IKK/I Komang Kusumaedi