Berpotensi ‘Bocor’, Amerta Bakal Kurangi Kegiatan Ceremonial

Denpasar Politik
Foto: Paket Amerta di Posko Pemenangan Amerta di Jalan Tulip Nomor 15, Denpasar, Kamis (15/10/2020).

DENPASAR, Kilasbali.com – Jika dipercaya masyarakat untuk memimpin Kota Denpasar, Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Denpasar nomor urut 2, Gede Ngurah Ambara Putra-Made Bagus Kerthanegara dengan nama Paket Amerta akan mengurangi kegiatan yang bersifat serimonial.

Hal tersebut diungkapkan Tim Pemenangan dari Partai Demokrat AA Susruta Ngurah Putra di Posko Pemenangan Amerta di Jalan Tulip Nomor 15, Denpasar, Kamis (15/10/2020).

“Dana yang dimiliki pemerintah lebih baik diprioritaskan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya AA Susrusa yang juga anggota DPRD Kota Denpasar ini.

Baca Juga:  Astungkara, Sembuh Bertambah 95 Orang

Kata dia, menjadi seorang pemimpin yang sudah mendapat kepercayaan dari masyarakat mustinya bisa mengurangi kegiatan yang bersifat serimonial. Mengingat, hal itu kurang efisien dan akan membuang-buang biaya. Bahkan manfaatnya tidak akan dirasakan.

“Ini yang menyebabkan anggaran berkurang dan mengalami kebocoran. Maka yang akan diutamakan oleh Paslon Paket Amerta adalah bisa mendahulukan kepentingan masyarakat. Hal itu nantinya sudah dirancang dalam program kerja,” imbuhnya.

Menurutnya, setiap program kerja yang akan dilakukan dan dijalankan jika Paket Amerta terpilih, maka dirinya akan terus melakukan pengawasan.

Baca Juga:  Taat Aturan, Amerta Turunkan Baliho di Rumah Perubahan

“Jika ada yang salah dalam program kerja yang tidak sesuai dengan visi-misi awal tentu akan diingatkan, sebab disini diinginkan adalah pemerintahan yang jujur, adil dan disiplin,” tegasnya.

“Karena kami inginkan kedepanya bisa menjadikan Kota Denpasar Bersemi (Bersih, Sehat, Mantap dan Indah) serta masyarakatnya bisa lebih sejahtera,” harapnya.

Sementara itu, Gede Ngurah Ambara Putra menambahkan, untuk bisa memenuhi semua program kerja sesuai visi-misi, pihaknya akan memberikan ruang kepada masyarakat dalam menyampaikan kritik, ide, saran maupun masukan dalam membangun Kota Denpasar yang lebih baik kedepanya.

Baca Juga:  Polda Bali Fokus Amankan Obyek Wisata Jelang Libur Akhir Oktober

“Selain menciptakan Kota Denpasar Bersemi, pastinya juga akan tetap melestarikan seni budaya yang ada, bahkan lebih dikembangkan nantinya. Karena lewat pelestarian seni budaya inilah akan menjadi salah satu barometernya pariwisata,” pungkasnya. (jus/kb)