Buka Karya Kreatif Indonesia Seri-2, Cok Ace Ajak Masyarakat Cintai Produk Lokal

Ceremonial Denpasar
Buka Karya Kreatif Indonesia seri-2, Cok Ace Ajak Masyarakat Cintai Produk Lokal

DENPASAR, Kilasbali.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menyampaikan keprihatinannya atas kontraksi ekonomi yang sudah memasuki triwulan ketiga akibat pandemi Covid-19 yang belum juga menampakkan kelandaiannya.

Pasalnya hal itu mengakibatkan perekonomian rakyat semakin terpuruk, mengingat perekonomian Bali sebagian besar bertumpu pada tingkat kunjungan wisatawan.

Kendatipun demikian, Cok Ace terus mendorong upaya pemulihan ekonomi yang dilakukan sejumlah pihak, seperti salah satunya kegiatan Karya Kreatif Indonesia seri-2 yang diprakarsai Bank Indonesia.

Pada kesempatan ini, Cok Ace mengajak semua pihak untuk meningkatkan kerjasamanya dalam membangkitkan ekonomi kecil mikro dan menengah. Selain itu, pihaknya juga mendorong agar seluruh masyarakat Bali mulai menumbuhkan kecintaannya terhadap produksi lokal baik itu kebutuhan sandang ataupun pangan.

Baca Juga:  Sosialisasi Hukum dan Kamtibmas TMMD Ke-109 Kodim 1611/Badung

“UMKM memberi dampak positif karena secara aktif terus berupaya untuk tumbuh dan berkembang dalam rangka menopang perekonomian rakyat. Wabah pandemi menimpa seluruh dunia sehingga terjadi perubahan pergerakan globalisasi menjadi gerakan yang hanya memikirkan internal kondisi didalam negerinya saja. Mari bersama kita bangkit dan gunakan kondisi ini sebagai momentum yang tepat untuk kembali pada prinsip bagaiamana berdikari secara ekonomi yang sesungguhnya, dan dapat memanfaatkan kondisi akibat Covid-19 ini untuk mampu menumbuhkan kecintaan kita terhadap produk lokal Bali. Menggunakan produksi sendiri dan mengkonsumsi olahan makanan kita sendiri,” ajak Cok Ace.

Sementara Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster mengajak agar seluruh pelaku UMKM yang ada di Bali yang jumlahnya mencapai hingga 327 ribu mampu merevolusi industri dan ikut serta dalam mengikuti market place melalui era digitalisasi dan menguasai informasi teknologi.

Baca Juga:  Dorong Pengusaha Jaga Kelestarian Alam

Pihaknya juga sangat bangga dengan dipakainya kain endek oleh Christian Dior seorang perancang dari Perancis, namun pengrajin Bali harus tetap waspada agar jangan sampai pengrajin yang memiliki ide dan produksi namun jauh dari kesejahteraan.

Sedangkan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bali Trisno Nugroho mengatakan bahwa pameran Karya Kreatif Indonesia sudah dilaksanakan sejak tahun 2015 lalu, dan kali ini adalah pameran ke 5 dengan model virtual.

“Meskipun dengan model yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, namun melalui Karya Kreatif Indonesia ini, maka UMKM binaan Bank Indonesia terus di dorong melakukan perbaikan agar mampu berperan memberikan kontribusi dengan cara memperluas market place baik pasar lokal ataupun internasional. Salah satunya dengan cara merancang busana dari kain menjadi pakaian yang baik dan menarik sehingga mampu menembus pasar dan mampu diterima ditengah masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Boby dan Eka SID Bersaksi untuk Jerinx

Untuk Karya Kreatif Indonesia seri-2 kali ini, sebanyak 14 UMKM binaan Bank Indonesia yang turut serta. Bertajuk “Bali Jagadhita Culture Week” kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 7-9 ini diharapkan mampu menjual produk lokal secara virtual kepada pihak luar baik luar negeri ataupun dalam negeri. Layaknya pada pelaksanaan Karya Kreatif Indonesia seri-1 yang mampu meraih total penjualan terbesar seluruh Indonesia. Dari 34 Provinsi di Indonesia, UMKM binaan Bank Indonesia mampu meraih penjualan sebesar Rp 700 juta dalam jangka waktu tiga hari. (rls/kb)