Buruh Bangunan Ini Ternyata Pencuri Ceniga Berisi Uang Kepeng di Pura Dalem Jema

Kriminal Peristiwa Tabanan
Foto; Terduga pelaku pencurian saat diperkenalkan kepada awak media.
  • Pelantikan Bupati Jembrana

  • Pelantikan bupati tabanan 2021
  • Pelantikan bupati tabanan 2021
  • Pelantikan bupati tabanan 2021

TABANAN, Kilasbali.com – Polisi akhirnya meringkus terduga pelaku pencurian tujuh buah ceniga yang berisi 700 keping uang kepeng asli di Pura Dalem Jema yang disungsung warga Batannyuh, di Dinas Kuwum Ancak, Desa Kuwum, Marga, Tabanan.

Terduga pelaku pencurian ternyata oknum buruh bangunan, Purwanto, 47, asal Jember yang sedang bekerja membongkar bale penyimpenan dan sambingan pura ini, untuk direhab.

Dari informasi yang dihimpun kilasbali, diketahui bahwa benda sakral itu telah disungsung secara turun temurun oleh pengempon pura yang disimpan di bale penyimpanan dan sambiangan pada Utama Mandala Pura Dalem Jema.

Pada Jumat, 8 Januari 2021 lalu, bale penyimpenan dan sambingan tersebut dibongkar untuk direhab, sehingga ketujuh ceniga tersebut dipindahkan sementara oleh Jro Mangku Hendra ke bale Sambiangan yang terletak di sisi sebelah barat pada utama mandala, namun tanpa dikunci.

Saat proses pembongkaran untuk direhab itu, diketahui dilakukan oleh empat pekerja proyek. Yaitu Sofian, Yudi, Komang Reni, dan Purwanto (terduga pelaku pencurian, red). Pengerjaan pembongkaran ini dikoordinir oleh I Wayan Suastika, 46.

Sepuluh hari setelah awal pembongkaran, Senin tanggal 18 Januari 2021 sekitar pukul 10.00 WITA, pelapor I Made Wardana, 72, mendapat informasi dari Ni Ketut Jeling 65 yang mengatakan melihat ada bungkusan warna putih dilempar dari utama mandala ke arah timur melewati tembok penyengker pura dan jatuh di semak-semak kebun miliknya.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Langsung ‘Tancap Gas’

Saat itu, dia bersangkutan sedang membuat sapu lidi, sehingga dia tidak mengecek benda apakah yang dilempar tersebut, karena mengira sampah yang dibuang dari dalam pura.

Mendengar informasi tersebut Wardana segera meneruskan kepada Jro Mangku Hendra, dan selanjutnya mengecek langsung ke bale penyimpanan ceniga. Ternyata tujuh buah ceniga berisi uang kepeng asli telah hilang.

Wardana kemudian bergegas membersihkan semak-semak di kebun Ni Ketut Jeling, tempat di mana bungkusan tersebut diduga jatuh, namun tidak ditemukan benda yang dimaksud.

Peristiwa itupun akhirnya dilaporkan ke kantor Desa Batannyuh. Menerima laporan itu, pihak desa pun datang untuk memastikan adanya kehilangan ceniga tersebut.

Setelah perangkat desa berdatangan, salah satu buruh yang berasal dari jawa tiba-tiba menghilang dengan alasan izin kencing ke belakang, dan tidak pernah kembali.

Selanjutnya Wardana mewakili pengempon Pura Dalem Jema melaporkan pencurian itu ke Polsek Marga guna proses lebih lanjut. Akibat kejadian ini, pengempon pura mengalami kerugian kurang lebih Rp8,5 juta.

Baca Juga:  Satgas Desa Pemogan Bubarkan Kerumunan di Taman Pancing

Menerima laporan itu, Kapolsek Marga AKP I Nyoman Suadi segera memerintahkan Kanit Reskrim Iptu Kadek Supendodi untuk segera melaksanakan serangkaian penyelidikan dan mendatangi TKP.

Hasil keterangan saksi-saksi, dan berdasarkan hasil penyelidikan, pelakunya pun mengarah terduga Purwanto yang merupakan salah satu buruh yang bekerja di pura ini.

Tak ingin buruan terlepas begitu saja, tim segera bergerak ke kost terduga pelaku di Jalan Parigata Bypass Ir. Soekarno, Banjar Tegal Belodan, Dauh Peken, Tabanan. Namun sayang, terduga sudah terlebih dahulu kabur.

Unit Reskrim pun tak kehilangan akal. Dengan berkoordinasi ke Polsek Patrang, Polres Jember, tim akhirnya mengendus terduga pelaku di Desa Patrang, Patrang, Jember. Kemudian tim yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Marga bergerak menuju Jember dan melakukan pendalaman terkait keberadaan pelaku dengan di-backup anggota Polsek Patrang.

Didampingi Bhabinkamtibmas dan Opsnal Polsek Patrang, tim akhirnya berhasil mengetahui posisi pelaku di Desa Pilade. Dan pada hari Minggu (24/1/2021) sekitar pukul 10.00 WIB terduga pelaku berhasil diringkus.

Baca Juga:  Pokdarwis Bumdes Baturiti Tukar Sampah Plastik dengan Beras

Saat diinterogasi terduga pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian sebanyak dua kali di Pura Dalem Jema. Yaitu pada tanggal 15 Januari 2021 sekitar pukul 14.00 WITA, dan pada tanggal 18 Februari 2021 sekitar pukul 08.30 WITA.

Namun barang bukti telah dijual murah kepada Sofi Hermawan di Demung, Kediri, Tabanan seharga Rp 197 ribu.

Pengakuannya, uang penjualan telah habis digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, sedangkan barang bukti lain sekitar 503 uang keping telah ditemukan pengempon pura di tempat penyimpanan pelaku di dekat Pura Dalem Jema. Atas perbuatannya, terduga pelaku akhirnya dibawa ke Bali guna diproses lebih lanjut.

“Pelaku dapat dengan mudah mengambil uang kepeng milik pura dengan memanfaatkan pekerjaannya sebagai tukang bangunan di Pura Dalem Jema,” ungkap Kapolsek Marga AKP I Nyoman Suadi, Senin (22/2/2021).

Dari kasus pencurian ini, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa tujuh buah Ceniga berisi sekitar 700 buah uang kepeng, uang tunai Rp20 ribu, dan tiga keping uang kepeng. (jus/kas/kb)