Cegah Covid-19, Satgas Bersurat ke Kodam, Polda, dan MDA

Denpasar
Foto: Sekda Bali, Dewa Made Indra.

DENPASAR, Kilasbali.com – Tim Satgas Covid-19 Provinsi Bali telah bersurat kepada Kodam IX/Udayana, Polda Bali dan Korem 163/Wirasatya serta Kabupaten/Kota se-Bali untuk mengaktivasi seluruh desa agar aktif terlibat memberikan edukasi dan koordinasi kepada masyarakat, terkait turut melindungi diri dan melakukan upaya-upaya pencegahan penularan Covid-19 di daerahnya masing-masing, yang dimulai dari lingkungan rumahnya masing-masing dengan sebaik-baiknya.

Hal tersebut diungkapakn Satuan Gabungan (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali yang juga Sekda Bali, Dewa Made Indra melalui live streaming via YouTube, Sabtu (21/3/2020).

“Satgas Covid-19 juga sudah bersurat kepada Majelis Desa Adat (MDA) dan Bendesa Adat se-Bali untuk melakukan disinfeksi massal serentak pada hari pengerepukan Nyepi (24 Maret mendatang) tepat pada sore hari, sekaligus menghimbau untuk turut mengaktivasi posko penanganan virus corona di desanya masing-masing,” ungkapnya.

Selanjutnya, kata dia, Tim Satgas Covid-19 juga menyiapkan tempat karantika bagi warga migran, tenaga kerja luar Bali yang kembali ke daerahnya. Terutama yg berasal dari negara yang terjangkit, dan Bali berupaya menyiapkan tempat karantina di UPT Balai Pelatihan Kesehatan Masyarakat Provinsi Bali, selain juga diberlakukan jalur khusus domestik di Bandara Ngurah Rai bagi PMI dan pelaut-pelaut yang pulang dari luar negeri.

Sekda Dewa Indra juga menghimbau agar semua pihak tidak menyebarkan berita yang tidak jelas asal usulnya yang datang dari sumber tidak resmi, sehingga tidak membuat panik banyak orang dan mengganggu ketenangan masyarakat luas.

Semua pihak diharapkan berkontribusi untuk mengikuti arahan Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten dan Kota untuk belajar, bekerja dan melakukan aktivitas dari rumah saja, serta mengurangi aktivitas di luar rumah. “Hal ini sebagai salah satu upaya untuk memotong penyebaran virus Covid-19,” jelasnya.

“Dengan sikap tenang dan melaksanakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) sekaligus dengan menjaga kebugaran tubuh kita, niscaya kita semua akan mampu melewati serangan virus corona ini,” tandasnya. (rls/kb)