Cegah Kematian, Koi Wajib Dikarantina

Ekonomi Bisnis Hiburan Tabanan
Cegah Kematian, Koi Wajib Dikarantina

TABANAN, Kilasbali.com – Pebisnis ikan koi di Tabanan, Agus Dedi Darmawan menuturkan, selama dirinya bergelut di penjualan ikan koi, awalnya sempat menemui sejumlah kendala. Salah satunya menyangkut kematian pada koi yang baru datang dari luar Bali.

“Untuk mencegah kematian, maka koi yang baru datang harus diperlakukan khusus, yakni wajib dikarantina sampai benar-benar layak untuk dipasarkan atau dijual ke konsumen,” ujarnya, Kamis (15/10/2020).

Menurutnya, karantina koi yang baru datang bertujuan untuk menghilangkan stress pada ikan saat perjalanan dan mengantisipasi penyakit bawaan yang berisiko bisa menular ke ikan lain.

Baca Juga:  Tim Yustisi Denpasar Kembali Jaring 8 Orang Pelanggar Prokes

“Ini juga sebagai upaya saya untuk bersaing dengan usaha sejenis lainnya. Yakni dengan mengutamakan kualitas kesehatan ikan, dan tetap menjaga kepercayaan semua pelanggan,” tuturnya.

Agus juga berbagi tips tentang cara merawat koi. Kata dia, untuk menjaga kesehatan koi di kolam, sebenarnya yang utama bukan pada perawatan ikan, melainkan menjaga kebersihan kolam.

Diantaranya, sebut dia, rutin melakukan pembersihan filter, dan kalaupun melakukan penggantian air maka dilakukan maksimal 30 persen dari debit air. “Tujuannya, untuk menjaga perubahan suhu di dalam air sehingga tidak terjadi terlalu ekstrim,” pungkasnya. (tim/kb)