Cegah Penyebaran Covid-19, Gugus Tugas Tabanan Imbau Patuhi Intruksi Pemerintah

Tabanan
Foto: Peta Sebaran

TABANAN, Kilasbali.com – Patuhi instruksi dari pemerintah untuk tetap tinggal di rumah, tetap jaga jarak aman dari orang sekitar, sering cuci tangan dan gunakan desinfektan pada permukaan yang sering tersentuh di rumah, jangan menyentuh mata, hidung, atau mulut, saat batuk dan bersin, serta tutupi dengan siku atau tisu. Imbauan untuk memutus dan mencegah penyebaran Covid-19 tersebut disampaikan Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tabanan, Gede Susila di Tabanan, Rabu (6/5/2020).

Pihaknya juga meminta agar Instruksi Bupati Tabanan, Eka Wiryastuti tentang tidak ada pihak menolak kehadiran Pekerja Migran Indonesia (PMI) dilaksanakan dengan baik. “Jadi kami imbau kepada seluruh masyarakat Tabanan agar menerima kehadiran PMI yang sudah selesai melakukan karantina/isolasi terpusat maupun isolasi mandiri dan selanjutnya dihimbau untuk semua PMI juga melaksanakan self monitoring,” ujarnya.

Gede Susila yang juga Sekda Kabupaten Tabanan ini meminta kepada para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memberitahukan kepada ASN, tenaga kontrak dan seluruh jajaran nya agar ikut bersama sama memberikan edukasi pencegahan virus corona kepada masyarakat dan menjadi contoh penerapan protokol kesehatan pencegahan virus corona Covid-19, di masing-masing tempat tinggalnya, untuk mencegah tidak terjadinya transmisi lokal.

Baca Juga:  Dauh Puri Kaja Data 43 Penduduk Non Permanen

“Kami harapkan kerjasama seluruh masyarakat Tabanan agar tetap melakukan isolasi mandiri, tidak keluar rumah apabila tidak ada keperluan mendesak sekali, menjalankan pola hidup bersih sehat, selalu rajin mencuci tangan dan menjaga jarak, menghindari kerumunan serta selalu berpikiran positif dalam menghadapi situasi ini dan sangat di wajibkan untuk menggunakan masker apabila beraktivitas di luar rumah,” harapnya.

Baca Juga:  Cegah Covid-19 di Taman Kota Lumintang dan Pasar Wangaya

Pihaknya juga memohon kepada Satgas Gotong-Royong sebagai Satgas terdepan di masing masing Desa Adat agar ikut memantau warganya baik berstatus OTG, ODP, khususnys terhadap warga Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru pulang, agar dengan disiplin melaksanakan protokol isolasi mandiri dengan tidak keluar rumah sesuai protokol kesehatan dengan melibatkan serta berkoordinasi dengan baik dengan pecalang, Babinkamtibmas, Babinsa, petugas kesehatan di masing masing Desa.

Sementara terkait perkembangan masyarakat terjangkit yang sedang di rawat atau di isolasi, PMI yang masih melaksanakan isolasi mandiri atau isolasi di rumah sakit 173 orang. “OTG atau Orang Tanpa Gejala sejumlah 2 orang, ODP atau Orang Dalam Pemantauan 3 orang, PDP atau Pasien Dalam Pengawasan sejumlah 10 orang di isolasi di UPTD RS Nyitdah, dan satu orang dikonfirmasi positif di rawat di RS PTN Udayana,” pungkasnya. (jus/kb)