Curi Tas Ibu-ibu, Pria Ini Dibekuk Polisi

Gianyar Hukum
Ket Foto: Pelaku saat diamankan polisi.

GIANYAR, Kilasbali.com – Pelaku pencurian, IB TJ(52) tak bisa mengelak saat petugas menemukan handphone korban yang dikantonginya. Pelaku asal, Tampaksiring inipun akhirnya digelandang ke Mapolsek Ubud untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasus pencurian ini dialami oleh korban Ni Wayan Teken (54), ibu-ibu asal Banjar Pacung, Pejeng Kelod, Tampaksiring. Kejadian itu terjadi di Banjar Teges Kanginan, Peliatan, Ubud, Senin (19/8/2019). Saat itu korban menaruh sebuah tas yang di dalamnya berisi Hp, dompet, uang tunai dan surat-surat lainnya.

Korban pun dengan santai berbincang-bincang dengan rekannya. Saat lengah, pelaku dengan lihai mencuri tasnya. Namun syukurnya, ada dua orang saksi yang melihat pelaku mondar mandir sebelum kejadian dan diperkuat dengan rekaman CCTV.

Hingga akhirnya, pelaku berhasil diamankan oleh petugas Polsek Kota Gianyar. Saat dijemput tim Opsnal Polsek Ubud, dengan enteng pelaku berdalih tidak melakukan pencurian sebagaimana dilaporkan korban.

Petugas pun tidak kehilangan akal dan memeriksa tubuh pelaku. Dari hasil pengeledahan itu, petugas menemukan HP Korban dari kantong pelaku.

“Saat kita periksa HP yang dibawa pelaku, dan masih tersimpan foto korban. Saat kita tunjukkan itu semua, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya,” ungkap Kapolsek Ubud, Kompol I Nym Nuryana, melalui Kanit Reskrim Iptu I Dewa Made Pramantara, Selasa (20/8/2019).

Disebutkan, selain mengamankan pelaku, pihaknya juga menyita 1 unit SPM vario warna hitam biru DK 3954 ABE yang dibawa pelaku saat beraksi, satu buah HP warna Putih, Tas warna abu-abu dan KTP milik korban.

“Atas perbuatan pelaku, korban menderita kerugian mencapai Rp13 juta lebih,” terangnya seraya mengatakan, pelaku dijerat jerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 7 tahun penjara. (ina/kb)