Dansatgas TMMD ke 106 Komsos dengan Tokoh Masyarakat

Tabanan
Foto: Komsos Dansatgas TMMD ke 106.

TABANAN, kilasbali.com – Dalam pelaksanaan TMMD ke 106 di Desa Gubug dan Bongan, Dansatgas TMMD ke 106 Letkol Inf Toni Sri Hartanto melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan tokoh masyarakat dan warga Desa Gubug, Rabu, (09/10/2019). Dalam komsos itu terungkap bahwa pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Bongan dan Desa Gubug sangat tepat sasaran demi kepentingan masyarakat.

Dalam komsos tersebut, salah seorang warga sekitar, I Ketut Kerta (49) bercerita kepada Dansatgas TMMD ke 106 tentang pengalamannya bahwa ternyata berkomunikasi dengan anggota TNI itu sangat menyenangkan dan lebih humoris. Baik tentang bicara masalah pengalaman tugas yang berpindah-pindah maupun tentang pertanian.

Menurutnya, dengan sarana pembangunan jembatan tersebut sangat tepat sasaran dalam kemanunggalan dan ke gotong-royongan TNI dengan masyarakat bersatu padu membangun jembatan yang menghubungkan antara kedua Desa.

Hal ini sangat bermanfaat dan bisa dirasakan oleh masyarakat, bahwa jerih payah anggota TNI dan I Ketut Kerta (49) asal Desa Gubug dengan rela dan iklas tanahnnya di berikan secara sukarela untuk kepentingan masyarakat.

Dengan harapan, bila nanti jalan yang diberikan serta jembatan yang dibuat oleh para TNI bermanfaat bagi kemajuan kedua Desa dan anak cucunnya yang menikmatinnya.

“Saya salut kepada bapak TNI atas kehadirannya di Desa kami, semoga dengan jembatan ini bisa bermanfaat bagi kemajuan kedua desa dan anak cucu kami nantinya,” kata Ketut Kerta.

Pada komsos tersebut, Letkol Inf Toni Sri hartanto sebagai Dansatgas TMMD ke-106 sekaligus Dandim 1619/Tabanan mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya.

Menurutnya, atas dukungan seluruh warga Desa Gubug dan Bongan, sehingga jembatan saat ini bisa dikerjakan dengan aman dan lancar. Selama 30 hari pengerjaan, diharapkan dengan pembuatan jembatan dengan panjang 17 meter lebar 5,5 meter dengan tinggi 5 meter serta pembuatan badan jalan dan betonisasi serta senderan sepanjang 65 meter diharapkan tercapai 100 persen.

“Hal ini tentunya tanpa adanya kerjasama yang baik antara masyarakat tidak mungkin akan tercapai target yang ditentukan, oleh karena itu sinergitas TNI Rakyat merupakan kekuatan untuk tercapainya target yang diharapkan, sehingga tercipta Kemanunggalan TNI Rakyat dan bersama rakyat TNI kuat,” kata Dandim. (KB)