Di Denpasar, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal

Denpasar
Foto: Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar,  Dewa Gede Rai.

DENPASAR, Kilasbali.com- Kota Denpasar tambah 17 kasus positif Covid-19, sedangkan pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia bertambah 2 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, I Dewa Gede Rai mengatakan semuanya merupakan kasus transmisi lokal di mana 6 kasus merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) dan 11 orang kasus baru.

Selain itu Denpasar juga merilis 2 kasus pasien positif Covid-19 meninggal. Namun waktu keduanya sudah meninggal beberapa hari lalu dan baru dirilis.

Pasien meninggal pertama adalah laki-laki (31) asal Kesiman Petilan yang sudah meninggal tanggal 9 Juni 2020. “Ini baru dirilis Gugus Tugas Covid-19 Provinsi, sehingga kami baru memasukkannya,” kata Dewa Rai.

Pasien meninggal kedua laki-laki (49) asal Kelurahan Dangin Puri dan sempat dirawat di RSUD Wangaya. Meninggal tanggal 20 Juni 2020 dengan penyakit penyerta hipertensi dan hasil swab baru keluar 23 Juni 2020.

Ia masuk rumah sakit tanggal 19 Juni dengan keluhan sesak nafas dan dirawat di IGD dan diopname satu hari. Tanggal 19 Juni 2020 ia diswab karena keluhan sesak nafas.

Baca Juga:  Terapkan Prokes, Jaya Negara Apresiasi Karya Ngadegan lan Pasupati Sesuhunan Pura Mpu Aji Dukuh Sakti Kesiman

Sementara itu, 17 pasien positif Covid-19 yakni, pasien pertama seorang perempuan (15) dari Dangin Puri Kangin dikarantina di rumah singgah.

Selanjutnya satu keluarga tinggal di Kelurahan Padangsambian yang tertular dari seorang laki-laki (27) dan merupakan seorang pedagang ikan Pasar Kumbasari yang dinyatakan positif tanggal 19 Juni.

Yang terpapar yakni seorang laki-laki (52) merupakan ayahnya. Laki-laki (41) merupakan pamannya. Perempuan (23) merupakan istrinya. Perempuan (14) merupakan sepupunya. Perempuan (61) merupakan bibinya. Kelimanya dirawat di RSPTN Unud.

Baca Juga:  ASN Pemkot Denpasar Ikuti Zona Resiko Wilayah

Pasien ketujuh seorang perempuan (57) asal Dangin Puri Kaja dan dirawat di RSPTN Unud dengan gejala batuk pilek. Laki-laki (44) tinggal di Peguyangan dirawat di RSPTN Unud. Laki-laki (49) dari Sanur Kaja dan menjalani isolasi mandiri karena gejala ringan batuk-batuk.

Laki-laki (49) dari Kelurahan Dangin Puri dan merupakan pasien yang meninggal dan sudah dikuburkan di Setra Badung.

Laki-laki (38) dari Desa Tegal Kerta dirawat di RSUD Wangaya. Perempuan (23) dari Desa Pemecutan Kaja dan dikarantina di rumah singgah.

Perempuan (40) dari Kelurahan Padangsambian, kini dirawat di rumah singgah. Laki-laki (53) dari Desa Tegal Kerta dan dirawat di rumah singgah karena batuk pilek. Perempuan (50) dari Desa Tegal Kerta dan dirawat di RSPTN Unud. Perempuan (44) dari kelurahan Padangsambian dan dirawat di rumah singgah. Perempuan (26) dari Kelurahan Sesetan dan dirawat di rumah singgah.

Baca Juga:  Klaster Pekerja Swasta dan BUMN Mulai Mendominasi Penyebaran Covid-19 di Denpasar

Selain itu, empat orang juga dinyatakan sembuh yakni perempuan (32) asal Kelurahan Sumerta, laki-laki (50) asal Kelurahan Sumerta, laki-laki (70) asal Kelurahan Sumerta, dan perempuan (60) asal Tegal Harum.

Secara komulatif Dewa Rai, menjelaskan kasus Covid 19 di Kota Denpasar sebanyak 417 kasus positif.  Rincianya adalah 143 sembuh, 7 orang meninggal dunia, dan 267 orang masih dalam perawatan. (sgt/kb)