Di Tabanan Tujuh Pasien Dalam Pengawasan, Lima Negatif Covid-19

Tabanan

TABANAN, Kilasbali.com – Hingga Kamis (19/3/2020), BRSUD Tabanan total merawat tujuh orang pasien berstatus dalam pengawasan virus corona Covid-19. Dari jumlah tersebut, lima orang sudah keluar hasil lab dan dinyatakan negatif Covid-19.

“Setelah kondisinya membaik, mereka boleh pulang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dr Nyoman Suratmika, Kamis (19/3/2020).

Sedangkan sisanya, yakni dua pasien yang merupakan pasangan suami istri Warga Negara Asing (WNA).

“Untuk sang suami umur 60 tahun, istrinya 57 tahun. Dia datang dari luar negeri dan kondisi sudah semakin baik. Tinggal menunggu hasil lab,” ungkapnya.

Menurutnya, ini merupakan hari keenam pasien WNA ini dirawat. “Jadi pertama suaminya sakit dan ditunggu istrinya. Kemudian istrinya sakit, jadi sama – sama kita rawat,” bebernya.

Khusus untuk dua pasien dalam pengawasan ini, kata dia, pihaknya masih menunggu hasil dari Lab Litbangkes Kementerian Kesehatan Jakarta.

“Sampel sudah kami kirim dua atau tiga hari yang lalu. Sekarang kita tinggal menunggu hasilnya,” ungkapnya seraya mengatakan, baik dokter maupun pasien sama-sama cemas menunggu hasil lab yang keluarnya lama.

“Kalau saja pemeriksaan lab di RS Sanglah, tentu kita bisa ke sana. Tapi kalau ke Jakarta, mereka tidak mau mengungkapkannya. Tunggu, gitu aja (jawaban dari lab Jakarta). Tunggu hasilnya keluar,” tuturnya.

Sementara, untuk pasien anak yang berumur empat tahun dan juga ibunya yang merawat sudah diperbolehkan pulang.

“Pulangnya dua hari yang lalu. Jadi dari tujuh pasien lima orang WNA yang perlu kita cermati agar jangan sampai penyebar ke orang lain,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kadiskes juga mengingatkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Jadi dengan spraying (disinfektan), menjaga kesehatan diri, itu yang paling penting. Mari kita mulai mencegah penyebaran virus ini dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat,” imbaunya.  (jus/kb)