Diduga Covid-19, WNA Dievakuasi dari Villa di Jimbaran

Badung
Foto: Tim medis dengan APD lengkap saat menjemput wisatawan yang diduga positif Covid-19.

MANGUPURA, Kilasbali.com – Wisatawan pasangan suami istri (pasutri) yang menginap di Villa di Roran, Jimbaran dievakuasi oleh Ambulance Badung Siaga Covid-19, Rabu (25/3/2020). Wisatawan itu diduga diduga Covid-19

Di mana suami asal Jepang dan istrinya WNI itu dievakuasi karena mengalami batuk dan lemas.

Dari informasi yang dihimpun pada Kamis (26/3/2020), pasutri itu sebelumnya tiba di Bali pada tanggal 24 Maret 2020, dan chek in sekitar pukul 12.00 WITA.

Sekita pukul 19.00 WITA tamu pria batuk batuk dan lemas, sedangkan istrinya juga mengalami hal yang sama.

Namun karena baru tiba, mereka memilih beristirahat di kamar nya.

Keesokan harinya, Rabu, 25 maret 2020 sekitar pukul 6.00 WITA tersebut tak tahan dengan batuknya.

Mereka pun meminta staf villa untuk mengantarnya ke rumah sakit. Sekitar pukul 6.20 WITA, pasutri ini diantar ke RS Bali Jimbaran.

Sayangnya, sampai di rumah sakit, wisatawan tersebut di tolak. Staff villa kemudian mengantar lagi ke RS Surya Usada, Nusa Dua. Lagi-lagi wisatawan ini ditolak. Mereka akhirnya kembali balik ke villa.

Sesampai di villa, wisatawan ini terus mengalami batuk-batuk. Sekitar pukul 9.00 WITA, staff villa akhirnya menghubungi aparat Desa Jimbaran.

Mendapat informasi tersebut, aparat desa segera bertindak cepat dengan menghubungi tim medis untuk menjemput wisatawan itu. Akhirnya sekitar pukul 10.00 WITA, wisatawan itu dievakuasi dari villa.

Dikutip dari jarrakpos, Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa sangat menyayangkan lolosnya kedua tamu tersebut, tanpa dilakukan karantina terlebih dahulu di Bali.

“Kok bisa lolos? Sudah tahu dari negara zona merah kan, mestinya lebih hati-hati dan waspada. Karena kita sudah susah-susah ngajak masyarakat social distancing, tapi mereka digampangkan untuk masuk,” sesalnya.

Pihaknya pun menyebutkan negara sudah umumkan selektif menerima masuk WNA yang asalnya dari negara yang terpapar Covid-19, salah satunya Jepang. (*/kb)