Diduga Depresi, WNA Meditasi di Gubuk Petani Hebohkan Warga

Gianyar Peristiwa
Foto : WNA meditasi diduga depresi

GIANYAR, Kilasbali.com – Aktivitas meditasi kerap dijadikan alternatif untuk menenangkan jiwa ataupun dalam proses penyembuhan. Namun, jika aktivitas ini dilakukan di tempat yang janggal, tentu akan menimbulkan persepsi lain oleh masyarakat.

Seperti halnya yang dilakukan seorang warga negara asing (WNA) di Desa Pejeng Kangin, Tampaksiring, Rabu (3/3/2021). Diduga bule depresi, warga setempat pun lapor polisi.

Kekhawatiran warga pun beralasan, karena bule ini didapati duduk menyendiri tanpa berbuat apa di sebuah gubuh kecil di areal persawahan. Bule inipun mencueki warga yang melintas, sehingga warga menduga jika WNA ini depresi.

Baca Juga:  Pandemi Covid-19, Persaingan Calon Polisi Makin Ketat

“Bule ini sudah sejak pagi didapati duduk di gubuk itu, hingga siang hari kami pun was-was,” ungkap salah seorang warga yang mengaku bernama Dewa Catur.

Hingga akhirnya warga yang mencoba membantu dengan memposting keberadaan WNA ini. Tujuannya, agar ada kerabat atau teman yang menjemputnya di sana.

Postingan inipun direspon cepat oleh petugas Babinkamtibmas dan langsung mendatangi lokasi. Saat ditemui, WNA ini diketahui bernama RDJ (20) dan tinggal sementara di Desa Kemenuh, Sukawati. Dipastikan pula jika WNA tidak Depresi, namun sedang bermeditasi.

Baca Juga:  Tim Advokasi Penegak Dharma Laporkan Istiqomah TV Atas Dugaan Penodaan Agama Hindu

Kapolsek Tampaksiring, AKP I Wayan Sujana membenarkan hal tersebut. Kata dia, setelah mendapatkan adanya laporan terkait bule diduga depresi di wilayah hukumnya.

Ia langsung melakukan pengecekan ke lokasi dimaksud. Dan Ternyata, WNA tersebut tengah bermeditasi. “Ia ini datang ke Pesraman Bali Eling Spirit di Banjar Umadawa dalam rangka ikut melakukan yoga di pesraman tersebut,” ujarnya.

Kini, WNA ini didampingi oleh penanggung jawab pesraman untuk menikmati alam persawahan. Memang WNA tersebut dalam masa penyembuhan. Terkait penyakitnya tidak disebutkan. “WNA ini sudah didampingi Jro Ratni sebagai penanggung jawabnya,” pungkas Kapolsek. (ina/kb)