Dimaki Korban Diduga Jadi Pemicu YJ Habisi Dadong Minten

Buleleng News Update
Kasat Reskrim AKP Vicky Tri Haryanto

BULELENG, Kilasbali.com – Sakit hati dan dendam diduga menjadi pemicu terduga pelaku berinisial YJ habisi nyawa dadong (nenek) Ketut Mintaning alias Minten (65) di Pulau Natuna 3 Kelurahan Penarukan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng yang diketahui pada Senin (29/3/2021) lalu.

Seizin Kapolres Buleleng, Kasat Reskrim AKP Vicky Tri Haryanto menyebut, dari hasil interogasi terduga pelaku YJ asal Kabupaten Bojonegoro, Jatim ini mengakui perbuatannya telah menghabisi nyawa dadong Minten.

Sakit hati dimaki sebut Kasat Vicky, tak pelak menyulut dendam terduga pelaku YJ terhadap dadong Minten.

Baca Juga:  Pemprov Bali Serahkan Sumbangan Senilai Rp 517 Juta Lebih untuk Korban Bencana NTT

“Terduga pelaku YJ ini, sakit hati lantaran dimaki. Sempat dimaki kata kasar cicing (anjing) oleh korban dadong Minten, pada Rabu (24/3). Nah, makian kata kasar cicing inilah menyulut dendam, sebelum terduga pelaku YJ nekat menghabisi nyawa dadong Minten pada Sabtu (27/3/2021) lalu,” singkat Kasat Vicky dihubungi melalui telepon seluler, Minggu (18/4/2021).

Baca Juga:  Melejit Lagi, Pasien Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 50 Orang

YJ Dibekuk Polisi

Sebelumnya, terduga pelaku pembunuh dadong (nenek) Ketut Mintaning alias Minten (65) di Pulau Natuna 3 Kelurahan Penarukan, Kecamatan/Kabupaten Buleleng pada Sabtu (27/3/2031) lalu, dikabarkan berhasil dibekuk.

Pria berinisial YJ dibekuk Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsek Kota dan Polres Buleleng pada Minggu (18/4/2021) sekitar pukul 02.00 dinihari.

Terduga pelaku YJ buruh pekerja itu, dibekuk di rumahnya yang berjarak tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

Seizin Kapolres Buleleng, Kasat Reskrim AKP Vicky Tri Haryanto saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Terduga pelaku YJ sebut Kasat Vicky saat ini sudah diamankan dan menjalani proses pemeriksaan.

Baca Juga:  Jaga Citra Pariwisata Budaya, Kadisparda Bali Nilai Deportasi Langkah Menjaga Nama Baik Bali

“Ya, ini murni hasil penyelidikan dan berdasarkan rekaman CCTV. Terduga YJ kini sedang menjalani pemeriksaan. Kami juga meminta keterangan dari saksi-saksi,” singkatnya. (ard/kb)