Disnaker Gelontor Nasi Bungkus ke Pegawai Kecil dan Buruh

Gianyar News Update
Foto :  Puluhan pegawai kecil menerima nasi bungkus di barat Alun-alun Kota Gianyar

GIANYAR, Kilasbali.com – Di balik peperangan melawan Covid-19, perpanjangan PPKM level 4 senyatanya memang membuat ekonomi masyarakat kalangan bawah semakin terpuruk.

Melihat kondisi ini, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar bersama Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) melakukan aksi berbagi nasi bungkus, Rabu (25/8/2021). Sasarannya adalah para pekerja harian lepas, buruh, tukang ojek dan lainnya.

Kepala Disnaker Gianyar, AA Dalem Jagadhita mengungkapkan, pandemi berkepanjangan ini sangat berdampak pada masyarakat. Bahkan disebutkan jika untuk makan sehari-hari sebagian masyarakat ini mulai kesulitan.

Baca Juga:  Tekan Penularan Covid-19 di Tempat Umum, Tim Yustisi Genjot Penertiban Prokes

“Atas kondisi kami berinisiatif melakukan aksi ini, untuk sekedar berbagi,” ungkapnya.

Memastikan tepat sasaran, pihaknya mengambil lokasi di tiga tempat secara bersamaaan. Yakni di barat Alun-laun Kota Gianyar, Pasar Samplangan dan Pangkalan Ojek.

Sasarannya, pekerja kebersihan, tukang suun, tukang parkir, pedagang, maupun pekerja lepas lainnya seperti ojek. Dalam bingkisan nasi bungkus juga dilengkapi dengan air mineral, buah, masker dan buah.

Baca Juga:  Data Penduduk Non Permanen, Desa Dauh Puri Kangin Antisipasi Tindak Kriminal dan Penularan Covid-19

Termasuk bantuan masker diberikan oleh isteri dari Bupati Gianyar, Adnyani Mahayastra, dan vitamin dari BPR Kanti.

“Syukurlah, apresiasi masyarakat sangat bagus. Dan terpenting, dalam aksinya mitra LPK ternyata sangat merespon dan sangat partisipatif,” bangganya.

Dalam aksi ini, diharapkan dapat memberikan semangat pada pekerja. Terutama pekerja lepas yang masih kerja sehari untuk makan sehari.

Baca Juga:  Vila Kosong dan Masalah Administrasi Orang Asing Jadi Temuan Kaling Selama Pandemi

“Ini menunjukkan bahwa di saat keterpurukan ini, di sekilingnya masih banyak yang peduli. Baik dari organisasi, lembaga maupun pribadi,” pungkasnya. (ina/kb)