Ditinggal Mudik, Sebuah Ruko Ludes Terbakar

Gianyar Peristiwa
Foto: Petugas menghalau api yang melahap toko

GIANYAR, Kilasbali.com – Kebakaran hebat menimpa bangun ruko di Jalan Wisma Gajah Mada, Blahbatuh, Gianyar, terjadi Rabu (6/1/2021) dinihari.

Diketahui, ruko naas ini tidak berpenghuni, sebab, sejak akhir tahun 2020 ditinggal pulang kampung oleh pengontraknya ke Pulau Jawa. Atas musibah ini, kerugian material yang ditimbulkan mencapai Rp125 juta.

Dari ketarangan warga, Masullah (27) yang tinggal dekat ruko tersebut, kejadiannya sekitar pukul 02.30 WITA. Saat itu dirinya sedang memasak untuk bahan jualan bersama suaminya Mohammad Dori.

Baca Juga:  PKK Prov Bali Gelontorkan BKK Rp 500 Juta ke PKK Kabupaten/Kota

Awalnya mereka mencium baru tidak enak lanjut melihat kepulan asap yang disertai dengan bunyi ledakan dari bangunan ruko tersebut.

Setelah mereka keluar, ruko yang menjual kasur dan alat perbengkelan itu didapati sudah diselimuti api. “Saya langsung berteriak minta tolong dan warga sekitar langsung berdatangan mencoba menolong,” tuturnya.

Beberapa menit kemudian, tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan. Menyusul itu petugas gabungan dari Polsek Blahbatuh, Polres Gianyar juga tiba di lokasi.

Baca Juga:  Lima Terpidana Pemalsuan Jalani Isolasi di Rutan Gianyar

Api dapat dipadamkan sekitar pukul 05.00 WITA tidak sampai merambat ke bangun yang lain. Kebakaran tersebut mengakibatkan seluruh isi ruko termasuk tiga unit sepeda motor dan peralatan bengkel ludes terbkar.

“Kami belum bisa mendata kesulurahan isi ruko, karena korban yang mengontrak ruko sedang pulang kampung,” ungkap Kapolsek Blahbatuh AKP Yoga Widyatmoko.

Disebutkan, bangun ruko itu adalah milik Mangku Nyoman Dharma Arta Alias Cik Bakiak (78) asal  Banjar Pokas, Blahbatuh. Namun, saat ini masih dikontrak oleh  H. Anom Betawi (53).

Baca Juga:  Ace Hardware Indonesia Donasikan 2000 APD untuk Bali

“Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini. Namun kerugian material yang ditimbulkan, mencapai Rp  125 juta,” pungkasnya. (ina/kb)