Dua Hari Tak Berkabar, Pria Parubaya Ditemukan Telah Jadi Mayat

Jembrana Peristiwa
Foto: Petugas saat memeriksa tubuh kobran.

JEMBRANA, Kilasbali.com – Warga di Gang 1, Lingkungan Samiana, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya dikejutkan dengan ditemukannya salah satu warga, I Wayan Dana (68) yang tewas di rumahnya, Rabu (16/10/2019) pagi sekitar pukul 07.00 WITA. Bahkan, kondisi jenazah telah membengkak dan mengeluarkan bau tak sedap.

Dari informasi yang dikumpulkan, korban yang tinggal sendirian di rumahnya dan menderita sakit stroke tidak ada kabar sejak hari Senin (14/10/209). Oleh menantu korban yang tinggal di Denpasar, akhirnya meminta tolong tetangganya, Ni Ketut Susanti (54) untuk mengecek keadaan korban, karena sulit dihubungi.

Bersama suaminya.yakni I Wayan Suartika (53), Susanti mendatangi ke rumah korban. . “Katanya sudah dari 2 hari tidak ada kabar. Ditelepon berkali-kali tidak ada kabar. Karena curiga tidak ada kabar, istri saya diminta tolong mengecek, dan karena tidak berani sendiri, istri saya diminta ikut mendampingi,” tutur Suartika.

Namun sesampainya di depan rumah korban, kedua saksi inipun curiga karena tercium bau busuk dari dalam rumah. Padahal, pintu rumah korban dalam keadaan terkunci. Curiga terjadi sesuatu dengan korban, ia memanggil salah satu tetangganya, I Putu Suastika (59) untuk bersama-sama mengecek rumah korban.

“Karena semua pintu terkunci, saya coba lihat dari ventilasi di atas pintu. Ternyata sudah begitu keadaannya. Sudah meninggal dunia, dan tubuhnya membengkak. Lihat begitu, saya langsung lapor ke Polsek Gilimanuk, dan bersama-sama masuk dengan mendobrak pintu,” ujarnya.

Menurutnya, korban ditemukan dalam kondisi tengadah di atas kasur di ruang tamu. “Dia sudah bercerai dengan istrinya, dan tinggal sendirian di rumahnya. Sedangkan putranya bekerja di Luar Negeri dan menantunya tinggal di Denpasar,” katanya serya menambahkan bahwa korban juga menderita penyakit stroke ringan.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Gilimanuk, Iptu I Putu Suparta mengatakan, dari hasil pemeriksaan medis, pihaknya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban diduga, meninggal dunia karena penyakit stroke yang dideritanya.

Sedajgkan jenazah korban dalam kondisi membusuk itu, diperkirakan sudah meninggal sekitar 2 hari lalu. “Untuk sementra jenazah korban dititipkan di RSU Negara sambil menunggu kedatangan pihak keluarga korban,” singkatnya. (gus/kb)