Era Pandemi UNBI Yudisium 177 Mahasiswa Secara Virtual

Denpasar News Update
Era Pandemi UNBI Yudisium 177 Mahasiswa Secara Virtual

DENPASAR, Kilasbali.com – Universitas Bali Internasional (UNBI) memiliki 2 Fakultas, yakni Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIK) dan Fakultas Bisnis, Sosial, Teknologi dan Humaniora (FBSTH). Secara total, UNBI memiliki 10 Program Studi dengan 7 Prodi yang telah diyudisium sebanyak 177 mahasiswa, Senin (30/8/2021).

Mereka akan diwisuda pada Oktober mendatang dan lulusannya mampu menjadi sarjana yang mewujudkan visi UNBI “Menjadi Institut Kesehatan yang Profesional, Unggul, Berbudaya dan Berdaya Saing di Tingkat Nasional dan Internasional pada tahun 2035”.

UNBI berdiri sejak tahun 2015 dengan Ijin Operasional Menristekdikti No. 73/KPT/I/2015, Universitas Bali Internasional (UNBI) adalah perguruan tinggi swasta di Bali yang dahulu bernama Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali. Perubahan ini disahkan melalui Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 955/KPT/I/2019 tanggal 10 Oktober 2019 tentang Izin Perubahan Bentuk Institut Ilmu Kesehatan Medika Persada Bali di Kota Denpasar menjadi Universitas Bali Internasional.

Baca Juga:  Lepas Atlet PON XX Papua 2021, Walikota Denpasar Tekankan Tetap Disiplin Prokes dan Berprestasi

Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan menaungi 6 Program Studi, yakni Program Studi Farmasi Klinis, Teknologi Laboratorium Medik, Fisioterapi, Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Administrasi Rumah Sakit, dan Manajemen Informasi Kesehatan. Fakultas Bisnis, Sosial, Teknologi dan Humaniora menaungi Program Studi Psikologi, Bisnis Digital, Teknik Elektromedik, dan Informatika.

“Kami optimis para lulusan diterima dunia kerja, karena menentukan jurusan sudah melalui kajian,” kata Dekan FIK UNBI Ns. I Gusti Ngurah Made Yudhi Saputra, S.Kep., M.M.

Bahkan, ada dari mereka sudah bekerja, bahkan lulusannya telah diminta oleh industri kesehatan. Hal itu, dipengaruhi oleh prodi-prodi UNBI prospektif karena kurikulum disusun yang menerima saran dari para stakeholder. Kerjasama dengan stakeholder akan terus ditingkatkan, termasuk sudah berjalan dalam melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL).

Baca Juga:  Tekan Penularan Covid-19 di Tempat Umum, Tim Yustisi Genjot Penertiban Prokes

Sementara itu, Dekan FBSTH UNBI Prof. Dr. I Komang Gde Bendesa, M.A.D.E. menambahkan, lulusanya agar tetap menjaga komunikasi dengan almamater. Hubungannya tidak sebatas menempuh pendidikan selama kuliah saja, tetapi pihaknya membuka ruang berkomunikasi kepada alumni meskipun mereka sudah lulus.

“Apabila mereka masih ingin bertanya kembali, kami siap menerima karena prinsip belajar adalah seumur hidup (long life education),” ujarnya.

Almuni akan menjadi sorotan ketika di tengah masyarakat, mampu dan tidaknya dalam mewujudkan visi UNBI dalam memajukan bangsa dan negara. Selama ini, banyak mahasiswa UNBI memiliki prestasi tingkat nasional bahkan mempunyai bisnis-bisnis pemula. (dx/kb)