Film “Kapandung” Tayang Perdana Trailer di DNA

Denpasar News Update
Ket. Foto : Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saksikan film karya Gases Films berjudul "Kapandung "A Stolen Life," di Mini Theater Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Denpasar

DENPASAR, Kilasbali.com – Dunia perfilman di Kota Denpasar dengan pelakunya yang kreatif tetap bergeliat meskipun ditengah situasi pandemi. Hal ini ditunjukkan dengan dirilisya sebuah film karya Gases Films berjudul “Kapandung “A Stolen Life,” dimana trailer film ini diputar secara perdana di Mini Theater Gedung Dharma Negara Alaya (DNA), Denpasar pada Minggu (11/4/2021). Pemutaran trailer perdana ini turut disaksikan Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara.

Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara mengapreasi karya film “Kapandung A Stolen Life karya Gases Films”. Karya film ini menunjukkan suatu keberanian orang Bali khususnya seniman tradisi mampu juga menghasilkan karya di luar kebiasaanya.

“Jadi banyak hal yang kita dapat dari karya film ini dan intinya kami dari Pemkot Denpasar mengapresiasi terhadap karya seni dan pastinya Pemkot Denpasar akan mendukung apalagi ini sangat komitmen dengan visi kita menjadikan Denpasar Kota yang berbasis budaya,” ucap Jaya Negara.

Baca Juga:  Langgar Prokes, Tim Yustisi Rapid Test Antigen 13 Orang

Executive Produser Film Kapandung, Komang Indra Wirawan Gases menjelaskan bahwa lahirnya film “Kapandung A Stolen Life,” sebagai salah satu inovasi dalam pelestarian budaya sekaligus menepis anggapan seniman tradisi tidak bisa bersaing di ranah digital terutama di masa pandemi seperti sekarang. Ini merupakan karya film kedua Gases Films setelah Film “Nyungsang,” dan disutradarai oleh Johan Wahyudi.

Baca Juga:  Terkonfirmasi Positif Bertambah 101 Orang

“Kapandung ini adalah sebuah film yang didasarkan atas kisah nyata tentang tradisi ilmu leluhur Bali yang bernuansa filosofi kehidupan dan spiritual. Latar berlakang dari pembuatan film ini adalah tentu didasari atas semangat berkreativitas, dan berupaya untuk memantik semangat perfilman lokal untuk selalu bisa berkarya,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, Bali khususnya para pelaku perfilmannya diharapkan mampu bersaing dalam situasi apapun.

Baca Juga:  Tim Yustisi Denpasar Ingatkan Pengunjung dan Pemilik Usaha Taat Prokes

“Karya film ini juga turut merealisasikan konsep program Pemkot Denpasar dengan Visi Denpasar Kreatif Berwawasan Budaya Dalam Keseimbangan Menunju Keharmonisan. Kedepan kita juga berupaya menjajaki kepada production house di Jakarta agar film karya – karya sineas Bali bisa diputar di jaringan bioskop luar,” tegasnya.(kb/rls)