Gegara Corona, Dive Master ‘Banting Setir’ Tanam Jagung

Buleleng Hiburan Pariwisata

BULELENG, Kilasbali.com – Pariwisata Bali paling terdampak akibat mewabahnya Covid-19.

Gegara corona, wisatawan mancanegara terpaksa mengurungkan niatnya berlibur ke Bali.

Dampaknya, pelaku industri pariwisata sepi job. Mereka pun terpaksa banting setir, beralih profesi.

Salah satunya kembali ke basic menjadi petani untuk sekadar bertahan hidup sembari berharap pandemi ini segera berlalu.

Baca Juga:  Di tengah Pandemi Covid-19, KPP Pratama Singaraja Raih Penghargaan Kantor Pelayanan Terbaik

Seperti halnya yang dilakukan Dive Master Putu Kertiyasa. Pria ini terpaksa menjadi petani, menanam jagung untuk mengisi waktu.

“Saya nanam jagung,” ujarnya saat memandu rombongan Edutrips We Love Bali, Kemenparekraf RI di Pantai Putri Menjangan, Selasa (13/10/2020).

Kendatipun hasilnya tak memuaskan, namun terpaksa ia lakukan karena sepinya wisatawan melakukan aktivitas menyelam.

Baca Juga:  Bertemu Wamen Dohong, Koster Beberkan Kebijakan LHK Bali

“Lima belas hari sekali baru saya dapat giliran memandu wisatawan. Kalau dulu, setiap hari saya mengantar wisatawan,” tuturnya.

Pihaknya pun berharap, badai ini cepat berlalu dan denyut nadi pariwisata berangsur-angsur pulih kembali.

“Semoga vaksin segera ditemukan, sehingga virus ini segera sirna,” harapnya. (jus/kb)