GKA Eka Panca Sidhi Swara Duta Kota Denpasar Tampil Apik di PKB XLIII

Denpasar Seni Budaya
Gong Kebyar Anak-Anak Eka Panca Sidhi Swara, Desa Pemecutan Kelod Duta Kota Denpasar tampil apik pada perekaman PKB XLIII di Ardha Candra, Art Centre, Sabtu (29/5/2021).

DENPASAR, Kilasbali.com – Gong Kebyar Anak-Anak Eka Panca Sidhi Swara, Desa Pemecutan Kelod Duta Kota Denpasar tampil apik pada perekaman PKB XLIII di Ardha Candra, Art Centre, Sabtu (29/5/2021). Sementara, pementasan resmi akan ditayangkan secara virtual pada 20 Juni mendatang.

Hadir langsung memberikan dukungan Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara bersama Ketua TP PKK Kota Denpasar, Sagung Antari Jaya Negara, Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya, Kadisbud Kota Denpasar, IGN Bagus Mataram, Kabag Humas dan Protokol Dewa Gede Rai serta Tim Pembina dengan menerapkan protokol kesehatan.

Penampilan apik sekeha gong yang merupakan gabungan penabuh dan penari anak-anak se Desa Pemecutan Kelod ini diawali dengan Tabuh Lelambatan Kalpataru. Dilanjutkan dengan Tari Sekar Jempiring dan diakhiri dengan penampilan Tari Kreasi Ireng Goak.

Baca Juga:  Update Covid-19 di Kota Denpasar, 12 Orang Sembuh dan 2 Orang Meninggal Dunia
Foto : Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara bersama Ketua TP PKK Kota Denpasar, Sagung Antari Jaya Negara dan Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya saat menyaksikan perekaman Gong Kebyar Anak-Anak Eka Panca Sidhi Swara, Desa Pemecutan Kelod Duta Kota Denpasar di PKB XLIII pada Sabtu (29/5/2021) malam di Ardha Candra, Art Centre.

“Sangat apik, pembawaannya tenang, penguasaan gending baik, penjiwaan baik, pokoknya hebat anak-anak ini, penampilanya maksimal,” ujar Walikota yang juga aktif berkesenian ini.

Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada seluruh Tim Pembina serta masyarakat yang terus mensuport pelaksanaan latihan.

“Tentu ini tidak instan, melainkan melalui proses yang panjang sehingga bisa tampil apik dan maksimal, terima kasih kepada semua pembina dan masyarakat yang telah mendukung,” ujarnya.

Baca Juga:  Poltrada Bali Buka Pendaftaran Calon Taruna Jalur Mandiri

Sementara Kordinator Sekeha, I Wayan Mudjana mengatakan pada penampilan kali ini Sekeha Gong Kebyar Anak-Anak (GKA) Eka Panca Sidhi Swara menampilkan tiga materi yakni Tabuh Lelambatan Kalpataru. Dimana, tabuh ini menceritakan tentang pepohonan yang tumbuh di hutan sebagai penghasil oksigen. Selanjutnya Tari Sekarang Jempiring yang merupakan tari penyambutan maskot Kota Denpasar.

Baca Juga:  Lestarikan Seni Budaya, PDI Perjuangan Bali Sukses Gelar Lomba Utsawa Widya Tarka Susastra Bali

Sedangkan Tari Kreasi Ireng Goak menggambarkan penyamaran Angling Darma menjadi seekor burung gagak/goak, dikarenakan keinginannya untuk mengetahui teman perempuannya yang bernama Wedata, Wedati dan Widaningsih yang selalu menghilang setiap malam hari.

“Ulah penyamaran Anglingdarma menjadi Ireng goak diketahui, yang menyebabkan ketiga teman perempuannya marah. Perkelahian pun tidak dapat dielakkan hingga ketiga teman perempuannya tersebut, mengutuk Angling Darma menjadi seekor burung Belibis,” tuturnya. (kb/rls)