Gubernur Koster Imbau Masyarakat Tak Keluar Rumah Saat Ngembak Geni

Denpasar

DENPASAR, Kilasbali.com – Gubernur Bali Wayan Koster kembali mengeluarkan surat imbauan kepada masyarakat untuk terus melakukan upaya-upaya peningkatan pencegahan Covid-19. Mengingat, pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 terus bertambah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra melalui live streaming YouTube pada Selasa (24/3/2020) sore.

Menurutnya, upaya-upaya pencegahan Covid-19 ini, salah satunya dengan jalan disiplin. Yakni jaga jarak, dan mengurangi aktivitas ke luar rumah.

“Bapak Gubernur memohon kepada seluruh masyarakat Bali untuk tetap berada di rumah dan tidak melaksanakan aktivitas di luar pada hari Kamis, 26 Maret 2020,” ungkapnya.

Dikatakannya, tanggal itu adalah sehari setelah Nyepi atau pada ngembak geni. Karena pada hari tersebut, jelas dia, dijadikan tradisi anjangsana masyarakat Bali.

“Bapak Gubernur memohon kepada masyarakat untuk tetap berada di rumah sehari setelah Nyepi atau ngembak geni,” jelasnya.

Dikatakannya, kebijakan itu adalah upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini. Mengingat, kata dia, virus ini sudah ada di Bali. Karena dua warga Bali sudah ada yang positif.

Sementara itu, pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 hingga Selasa (24/3/2020) sore, bertambah sembilan orang. “Sembilan orang itu, terdiri dari dua orang WNA dan tujuh orang WNI,” ungkapnya.

Menurutnya, hingga saat ini, tidak ada tambahan kasus yang positif. Yang ada, kata Dewa Indra, adalah tambahan pasien dalam perawatan atau PDP. Sehingga, total pasien Covid-19 yang telah ditangani mencapai 111 orang.

Di mana enam diantaranya positif Covid-19, yakni empat orang WNA, dan dua orang WNI yang merupakan warga Bali. (jus/kb)