Gugus Tugas Mohon Maaf, Ralat Pernyataan Tambahan Positif dari PMI

Tabanan
Foto: Ilustrasi

TABANAN, Kilasbali.com – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tabanan, Gede Susila meralat pernyataan tentang tambahan kasus positif dari imported case pada Kamis (21/5/2020) yang disebutkan berasal dari PMI yang pulang sebelum tanggal 22 Maret 2020 lalu.

“Saya mohon maaf atas kesalahan data perkembangan kasus kemarin yang mana saya sampaikan bahwa penambahan pasien terkonfirmasi positif adalah dari importade case,” ujarnya, Jumat (22/5/2020).

Pihaknya pun meralat pernyataan tersebut. Dikatakanya, berdasarkan ralat data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan bahwa tambahan pasien positif tersebut adalah seorang anak usia 7 tahun.

Baca Juga:  Panji-Budi Maju, Sejebag Puri Tabanan Solid Dukung

“Orang tua ibu anak ini bekerja di rumah sakit pusat di Bali . Anak ini sudah menderita sakit panas cukup lama dan berobat ke dokter di Denpasar dan akhirnya dirujuk ke RSUP Sanglah,” terangnya.

Ditambahkannya, terhadap keluarga korban sudah dilakukan tracking dengan pemeriksaan swab test yang hasilnya belum keluar. “Ayah, ibu, kakek dan nenek pasien sudah diperiksa swab,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan melakukan tracking dan melakukan rapid tes di wilayah Penebel. Pasalnya, satu orang PMI yang pulang sebelum 22 Maret 2020, dinyatakan positif, Kamis (21/5/2020).

Baca Juga:  Tradisi 'Nampah' Kebo di Pandak Gede

Hal tersebut disampaikan Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tabanan, Gede Susila. “Hari ini ada tambahan satu pasien terkonfirmasi positif dari PMI yang pulang sebelum 22 Maret 2020,” ungkapnya.

Di mana pernyataan yang tertuang dalam berita tersebut diralat pihaknya, dan yang positif itu adalah pasien anak usia 7 tahun. (jus/kb)