Gunakan Busana Adat, Anggota DPRD Gianyar Dilantik

Gianyar Politik
Foto: Ketua PN Gianyar memandu pengambilan sumpah dan janji 40 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gianyar Masa Jabatan 2019-2024.

 

GIANYAR, Kilasbali.com – Pengambilan sumpah dan janji 40 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gianyar Masa Jabatan 2019-2024 di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Gianyar, tampak menggunakan busana adat Bali, Senin (12/8/2019). Bahkan seluruh undangan yang hadir juga menggunakan busana adat.

Dalam acara terzebut, pembacaan sumpah jabatan dipandu langsung Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Gianyar, Ida Ayu Sri Adriyanti Astuti Wija disaksikan oleh Sulinggih. Pada rapat paripurna tersebut juga ditetapkan Ketua dan Wakil Ketua Sementara DPRD Kabupaten Gianyar. Ketua Sementara dijabat I Wayan Tagel Winarta, sedangkan Wakil Ketua Sementara dijabat I Gusti Ngurah Anom Masta.

Gubernur Bali dalam sambutan yang dibaca Bupati Gianyar, I Made Mahayastra mengatakan, acara ini merupakan puncak dari seluruh rangkaian proses pelaksanaan pemilihan umum Presiden, Anggota DPR RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota yang berfungsi sebagai wahana demokrasi yang betujuan untuk merepresentasikan kedaulatan rakyat dalam tatanan Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila 1 Juni 1945.

Dikatakannya, kegiatan ini menjadi titik awal masa bakti anggota DPRD Kabupaten/Kota masa bakti 2019-2024. Pada kesempatan itu, Gubernur Wayan Koster juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyaratakat Bali yang telah menggunakan hak konstitusionalnya dengan tingkat partisipasi pemilih sebesar 81,84 persen melampaui target nasional yang ditetapkan sebesar 77,52 persen.

Dikatakan, dalam menjalani fungsinya, DPRD Kabupaten/Kota diharapkan dilaksanakan sejalan dengan kebijakan strategis pembangunan daerah Bali sebagaimana dituangkan dalam Perda Provinsi Bali Nomor 3 Tahun 2019 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun 2018-2013. RPJMD Semesta Berencana Provinsi Bali merupakan penjabaran dari visi  pembangunan daerah Bali yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Bali era baru.

Ditemui usai pelantikan, Bupati Mahayastra berharap, wakil rakyat yang baru dilantik dapat mewakili aspirasi masyarakat di dapilnya masing-masing. Sehingga, kalau sudah mewakili aspirasi masyarakat secara umum serta sinergitas dengan eksekutif proses pembangunan di Kabupaten Gianyar akan dapat berjalan dengan baik yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saya, setelah terpilih dan dilantik sudah memuat Perda (Peraturan Daerah) RPJMD. Intinya adalah, itu janji Bupati dan Wakil Bupati kepada masyarakat yang bernafaskan Sat Kerthi Loka Bali dan dibingkai dalam pola pembangunan Semesta Berencana,” imbuh Mahayastra. (ina/kb)