Hadapi Pandemi, Desa Adat dan Pemerintah Harus Sinergitas

Jembrana Peristiwa
Wabup Ipat saat pengukuhan Bendesa Adat Sangkaragung Minggu (22/8/2021)

JEMBRANA, Kilasbali.com – Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna Minggu (22/8/2021) berharap bendesa adat dan jajarannya agar bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya demi menekan penyebaran virus covid-19 di Jembrana.

Pasalnya, bendesa adat bisa dikatakan sebagai ujung tombak serta mitra kerja dari Pemerintah Kabupaten Jembrana, yang diharapkan terus menjaga sinergitas antara Desa Adat dengan pemerintah, baik itu desa dinas, kelurahan, kecamatan maupun Pemerintah Kabupaten Jembrana.

Sehingga, bendesa desa adat beserta prajuru dapat meningkatkan peran aktifnya bersama-sama bersinergi dengan lurah, dan perbekel yang ikut serta menjaga desa masing-masing ditengah pandemic covid-19, khususnya dalam penerapan PPKM seperti penanganan warga yang terpapar covid-19.

Baca Juga:  Perbekel Menangis, Warga Desa Penglatan Minta Negara Hadir Turun Tangan

“Ini menjadi hal yang sangat penting, sinergitas harus terus terjalin dengan baik, karena bagaimanapun juga muara dari tata kelola pemerintahan kita adalah bagaimana mensejahterakan masyarakat kita,” ucapnya.

Dikatakannya jika diketemukan warganya yang terpapar covid-19 dan sedang menjalani Isoman (Isolasi Mandiri) segera dilaporkan kepada satgas Covid-19 agar segara di pindahkan ke lokasi Isoter (Isolasi Terpusat).

Langkah tersebut menurutnya sangat penting. Selain agar warga tersebut mendapatkan penanganan yang lebih baik, juga menurutnya sebagai langkah menghindari terbentuknya cluster-cluster di keluarga sehingga angka terkonfirmasi di Kabupaten Jembrana bisa ditekan seminim-minimnya.

Baca Juga:  Penertiban PPKM Level 3 di Kelurahan Panjer, Tim Yustisi Jaring 17 Orang Pelanggar Prokes

Prajuru adat juga diharapkan bisa menjadi contoh di masyarakat. “Saya selalu mengajak prajuru adat, maupun perangkat desa agar bersama sama untuk menjadi contoh dalam menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat sehari-hari dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Dengan adanya pandemi Covid-19 ini, tentu menjadi kendala. Kalau kita tidak bersama-sama tentu sulit. Pengawasan penanganan Covid agar terus dilakukan dengan menjalin sinergi dengan semua pihak,” paparnya. (gus/dx/kb)