Harga Daging Babi Naik

Denpasar Ekonomi Bisnis
Harga Daging Babi Naik

‘Monitoring Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Rakyat’

DENPASAR, Kilasbali.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan secara berkelanjutan melakukan monitoring harga bahan kebutuhan pokok di seluruh Pasar Rakyat di Kota Denpasar.

Hal ini guna mengantisipasi terjadinya kenaikan harga pada bahan kebutuhan pokok menjelang hari raya Galungan dan Kuningan.

Kali ini Kamis (10/9/2020) monitoring dilakukan di Pasar Agung Peninjauan dan Pasar Badung dipimpin langsung oleh Kadis Disperindag Kota Denpasar Ni Nyoman Sri Utari.

Usai monitoring, Sri Utari mengatakan, menjelang hari raya Galungan dan Kuningan kegiatan monitoring harga bahan kebutuhan pokok rutin dilaksanakan oleh Disperindag Kota Denpasar, untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan harga yang melonjak tinggi.

Selain itu kegiatan ini juga untuk mengetahui kelancaran distribusi dan jumlah stok bahan kebutuhan pokok.

Baca Juga:  Generasi Muda Harus Memahami Sejarah dan Dasar Kebangsaan

Maka dari itu selain hari raya pihaknya juga melakukan monitoring dua kali dalam seminggu yakni hari setiap hari Senin dan Kamis di seluruh pasar rakyat yang ada di Kota Denpasar.

Mengingat situasi saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19 maka monitoring harga menjelang hari raya Galungan dan Kuningan di pasar rakyat dilakukan secara bertahap.

“Untuk hari ini monitoring harga kami laksanakan di Pasar Peninjauan dan Pasar Badung ,” ungkapnya.

Baca Juga:  Penerbitan Aturan di Masa Pandemi Bukan untuk Mencari Kesalahan Masyarakat

Sri Utari mengaku dalam monitoring harga yang dilakukan hari ini kenaikan harga sama seperti pasar lainnnya yakni pada daging babi. Daging babi yang awalnya Rp 60 ribu menjadi Rp 70 ribu per kg.

Diperkirakan daging babi akan mengalami kenaikan hingga Rp 75 ribu per kg karena meningkatnya permintaan.

Kenaikan harga juga terjadi pada bahan kebutuhan lainnya seperti buah nanas dari harga Rp 5 ribu per kg kini naik menjadi Rp 7 ribu, kencur dari harga Rp 35 ribu per kg kini naik menjadi Rp 40 ribu.

Baca Juga:  Rai Mantra Tekan Penyebaran Covid-19

Sedangkan untuk bahan kebutuhan pokok lainnya harganya masih stabil tidak ada kenaikan. Sementara untuk distribusi dan stok bahan kebutuhan, Sri Utari mengaku masih aman dan terpenuhi.

Dengan dilakukan monitoring berkelanjutan ini, Sri Utari berharap menjelang hari raya Galungan dan Kuningan harga bahan kebutuhan pokok tetap stabil dan kebutuhan masyarakat terpenuhi. (sgt/kb)