Hari ke 2 Penerapan PKM, Denpasar Tidak Ada Penambahan Kasus Covid-19 Seoarang Pasien Sembuh

Denpasar
Foto: Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai.

DENPASAR, Kilasbali.com – Memasuki hari kedua pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, perkembangan kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar mulai melandai. Per hari ini, Sabtu (16/5/2020) tidak ada penambahan kasus positif Covid-19 baru. Hal ini juga diiringi dengan kabar baik atas sembuhnya satu orang pasien yang berasal dari Desa Sanur Kauh.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Denpasar Dewa Gede Rai membenarkan adanya satu orang pasien yang dinyatakan sembuh di Kota Denpasar.

“Iya astungkara di hari kedua pelaksanaan PKM ini tidak ada penambahan kasus positif Civid-19 baru, dan satu pasien juga dinyatakan sembuh yang sebelumnya dirawat di RSUD Wangaya,” ungkap Dewa Rai.

Baca Juga:  Nyaris Loloskan Pemudik, Polisi Bekuk Tiga Pelaku Pemalsuan Surat Sehat

“Selain itu, jumlah PDP dan OTG pun tidak ada penambahan, namun terjadi penambahan jumlah ODP, sehingga kita harus terus meningkatkan kewaspadaan bersama,” imbuhnya.

Perkembangan kasus yang naik turun ini membuktikan bahwa grafik landai bukan berarti bebas kasus. Keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim Gugus Tugas Covid-19 bersama Desa/Lurah masih menjadi catatan bersama untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Hal inilah juga yang mendasari penerapan PKM di Kota Denpasar,” imbuhnya.

Baca Juga:  Kabar Baik, Pasien Sembuh Tambah 8, Kumulatif Sembuh 276 Orang

Dengan masih adanya orang yang berstatus OTG, ODP dan PDP yang terus bergerak setiap hari sehingga masyarakat harus lebih waspada dan mengikuti arahan pemerintah serta protokol kesehatan.

“Dengan diterapkan Perwali PKM mulai ini, mudah mudahan dapat menekan peningkatan Covid-19 di Denpasar,” lanjut Dewa Rai.

“Diperlukan kesadaran dan kedisiplinan semua elemen masyarakat dalam memutus rantai covid 19. Semua daerah di Bali dan luar Bali sudah terpapar covid 19, mari bersama sama kurangi perjalanan atau aktivitas di luar rumah dan kontak langsung dengan orang lain, karena kita tidak mengetahui siapa yang membawa virus atau tidak, untuk itulah diperlukan kesadaran dan disipilin semua pihak,” kata Dewa Rai mewanti wanti.

Baca Juga:  Ini Kegiatan Kodim Tabanan Saat Hari Raya Idul Fitri

Lebih lanjut dijelaskan Dewa Rai, sampai saat ini di Kota Denpasar secara akumulatif terjadi 65 kasus positif. Rincianya adalah 50 sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 13 orang masih dalam perawatan.

Sampai saat ini hasil tracking tim di Kota Denpasar terdapat status Orang Tanpa Gejala 381 kasus, Orang Dalam Pemantauan 302 kasus, dan Pasien Dalam Pengawasan 48 kasus. (sgt/kb)