Hingga Kini 28 Ribu Lebih Masyarakat Kota Denpasar Telah Divaksin

Denpasar News Update
Vaksinasi di Denpasar

DENPASAR, Kilasbali.com – Komitmen Pemkot Denpasar untuk percepatan penanganan Covid-19 lewat optimalisasi vaksinasi terus digencarkan. Berdasarkan data resmi Dinas Kesehatan pada Selasa (9/3/2021) tercatat sebanyak 28.633 masyarakat Denpasar telah menerima vaksinasi tahap pertama.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Luh Putu Sri Armini, Selasa (9/3/2021) menjelaskan, Pemkot Denpasar sebagai ibu kota Provinsi Bali merupakan simpul pergerakan perekonomian dan berbagai sektor. Karenanya, mobilitas penduduk di Kota Denpasar dapat dikatakan tinggi. Sehingga, percepatan penaganan Covid-19 lewat optimalisasi pelaksanaan vaksinasi terus digencarkan.

“Sesuai dengan arahan Walikota dan Wakil Walikota, jadi kita sepakat untuk memaksimalkan program vaksinasi sebagai salah satu upaya percepatan penanganan Covid-19 di Kota Denpasar,” ujarnya.

Baca Juga:  Made Muliawan Arya Nahkodai Pertina Bali

Lebih lanjut dijelaskan, hingga kini tercatat 28.633 orang masyarakat Kota Denpasar telah menerima vaksinasi Covid-19. Jumlah tersebut terdiri atas Komulatif Petugas Medis dan Non Medis sebanyak 16.482 orang, Komulatif Pelayanan Publik sebanyak 6.186 orang dan Komulatif Lansia sebanyak 5.965 orang.

Sri Armini mengatakan, lewat vaksinasi dapat mendukung upaya pencegahan penularan covid-19. Hal ini lantaran imunitas atau antibody tubuh telah terbentuk untuk melawan Covid-19.

“Jadi vaksinasi ini bertujuan untuk melatih imunitas tubuh manusia untuk melawan Covid-19, namun demikian protokol kesehatan tetap wajib diterapkan,” ujarnya.

Baca Juga:  Pameran IKM Bali Bangkit II, Putri Koster Ajak Perajin Jaga Kualitas dan Warisan Leluhur

Sri Armini mengajak masyarakat Kota Denpasar untuk ikut mensukseskan program vaksinasi ini. Dimana, masyarakat dapat melaksanakan pendaftaran secara langsung di aplikasi www.pedulilindungi.id dengan memilih fasyankes yang dikehendaki.

“Ayo kita bersama sukseskan program vaksinasi Covid-19 ini, sehingga penanganan Covid-19 dapat dipercepat dan perekonomian masyarakat dapat segera pulih,” pungkasnya.(sgt/kb)