Infrastruktur Masih Dominasi Usulan di Musrenbangdes

Gianyar News Update
Foto: Musrenbangdes

GIANYAR, Kilasbali.com – Meski di tengah pandemi Covid-19, usulan yang teraspirasi dari masing-masing saat Musrenbangdes ke Pemkab Gianyar masih didominasi pembangunan infrastruktur. Disusul yang lainnya, seperti pemulihan pariwisata dan ada yang beralih ke pertanian.

Musrenbangdes ini akan dijadikan program pembangunan desa dan kabupaten dalam pembangunan Tahun 2022 mendatang.

Perbekel Keramas, I Gusti Putu Sarjana menyebutkan, usulan dalam Musrenbangdes masih pada infrastruktur. Di wilayahnya di Pasar Desa Keramas menjadi langganan banjir saat musim penghujan. Banjir ini akibat pendangkalan saluran pada trotoar.

Baca Juga:  HUT Kota Gianyar Ke-250 Tanpa Pesta Seni

“Ya, usulan prioritas masih di infrastruktur, utamanya perbaikan saluran drainase,” jelas Gusti Sarjana, Rabu (31/3/2021).

Ditambahkannya, usulan lain juga masih pada perbaikan infrastruktur jalan Desa Keramas. “Usulan lain perbaikan jalan utama desa, kondisnya sudah rusak dan berlubang,” jelasnya.

Berbeda dengan Desa Keramas, Desa Kemenuh pada usulan Musrenbangdes mengusulkan perbaikan saluran irigasi.

Perbekel Kemenuh, Dewa Nyoman Neka menyebutkan usulan perbaikan saluran irigasi mencuat saat Musrenbangdes.

“Informasai dari Dinas Pertanian, hasil produksi pertanian Desa Kemenuh mengalami penurunan, baik komodiyas padi dan sayuran,” jelas Dewa Neka.

Sehingga usulan ke Pemkab Gianyar yang menjadi skala prioritas adalah perbaikan saluran irigasi, mengintensifkan komoditas pertanian dan perbaikan infrastruktur desa wisata.

Baca Juga:  Update Harian Covid-19 di Denpasar, Positif Tambah 61 Orang

“Ya, sektor pertanian saat ini kembali digeluti, sehingga programnya diarahkan ke pertanian. Sektor pariwisata bukan ditinggal, namun disiapkan, sebelum pariwisata bangkit kami intensifkan pertanian,” jelasnya.

Dikonfirmasi Camat Blahbatuh, Ida Bagus Darmayudha menyebutkan Musrenbangcam sudah dilaksanakan beberapa pekan lalu. Disebutnya semua desa telah membuat usulan.

“Semua desa telah membuat usulan, namun secara prioritas usulannya berupa perbaikan infrastruktur, saluran irigasi dan perbaikan sarana penunjang pariwisata,” jelas IB Darmayudha.

Baca Juga:  Polairud Polda Bali Ungkap Penggelapan BBM Jenis Solar dan Narkotika

Dijelaskannya lagi, usulan pembangunan dari desa tidak ada perubahan signifikan dari tahun-tahun sebelumnua. Dimana usulan masih pada perbaikan infrastruktur, baik infrastruktur pertanian, pariwisata dan pariwisata.

“Walau usulan masih di infrastruktur, namun kuantitasnya menurun, sebagian sudah bergerak perbaikan sarana pariwisata,” tutupnya. (ina/kb)