Jangan Ditiru! Pandemi Hutang Tak Terbayar, Pria Ini Pilih Gantung Diri

Gianyar
Ilustrasi Foto:IST/NET.

GIANYAR, Kilasbali.com – Tidak hanya serangan virus Covid-19, dampak ekonomi yang ditimbulkan juga membuat orang pasrah dalam menjalani hidup ini. Demkian halnya I Made Harimbawa (34), diduga lantaran persoalan hutang yang tidak bisa dibayarnya di saat pandemi ini, warga Desa Taor ini pun nekat menyudahi hidupnya. Korban ditemukan sudah terbujur kaku dalam posisi tergantung di dapurnya.

Ayah korban I Ketut Darsana (63) pun sangat terpukul saat mendapati anaknya dalam kondisi tergantung, sekitar Pukul 05.30 WITA, Kamis (7/1/2021). Saat itu Darsana hendak memasak air, saat memasuki dapur sesosok tubuh didapati tergantung.

“Begitu saya hidupkan lampu dapur, saya lihat anak saya sudah tergantung dan sudah kaku,” ungkap Darsana dihadapan Petugas Kepolisan Polsek Tegallalang yang mendatangi TKP.

Baca Juga:  Maknai Pandemi sebagai Akademi, Harus Lulus Ujian!

Mandapati anaknya yang nekat mengakhiri hidup itu, Darsana pun berteriak histeris. Kemudian keluarga pun berdatangan dan terakan histeris pun menyambung.

Beberapa anggota keluarga bahkan sempat memeriksa namun dipastikan sudah tidak tertolong. Atas musibah itu, pihak keluarga kemudian melapor ke Kelian Banjar lanjut dilaporkan ke Polsek Tegallalang.

Kapolsek Tegallalang, AKP Ketut Sudita membenarkan adanya laporan warga gantung diri. Pihaknya pun langsung menurunkan jajarannya ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Baca Juga:  Pohon Kelapa Tumbang Tutup Jalan Pantai Saba

“Korban ditemukan saat orang tuanya masuk ke dapur. Korban tergantung dengan menggunakan selendang batik yang diikat pada balok kayu atap dapur,” ujarnya.

Dari hasil olah TKP dan diperkuat oleh pemeriksaan oleh petugas Puskesmas Tegallalang II, dalam musibah ini tidak ditemukan luka kekerasan di tubuh korban.

Hanya ditemukan bekas jeratan selendang pada leher dengan simpul berada di leher bagian kanan. Dari hasil penyelidikan tersebut dan pemeriksaan saksi-saksi, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya adalah karena alasan piutang.

Baca Juga:  Pemilihan Bendesa Keramas Digugat ke PN Gianyar

“Motif korban bunuh diri adalah karena berhutang, jadi korban ini belum mampu membayar hutangnya,” pungkasnya. (ina/kb)