JANGAN DITIRU! Tersinggung, Duel Maut, Mata Rekan Kerja Ditusuk Pisau

Gianyar Peristiwa
Foto: Dick Ardiansyah (28) saat diamankan pihak kepolisian.

GIANYAR, Kilasbali.com – Aksi duel maut yang tak patut untuk ditiru terjadi di Jalan Raya Lodtunduh, Ubud Gianyar pada Selasa (8/9/2020) dinihari.

Dua orang yang merupakan rekan kerja, yakni Dick Ardiansyah (28) asal Bandung, Jawa Barat dan Agung Wicaksono (29) asal Banyumas, Jawa Tengah terlibat perkelahian sengit.

Namun sayang, Ardiansyah ternyata berbekal pisau dapur, sehingga perkelahian terjadi tidak seimbang. Agung pun kini harus menjalani perawatan intensif, karena mata kirinya ditusuk pisau.

Dari keterangan yang dihimpun, Rabu (9/9/2020) Dick Ardiansyah Agung Wicaksono adalah rekan kerja dan sama-sama tinggal di wilayah Padangtegal, Ubud.

Baca Juga:  4.000 Orang Akan Promosikan Bali Lewat Edutrip We Love Bali

Senin tengah malam, Dick Ardiansyah datang ke tempat bekerjanya di Urban Jungle Restaurant & Tatto dan bertemu Agung Wicaksono. Saat itu, Agung meminta handphone perusahaan yang dibawa oleh Ardiansyah.

Merasa tersinggung lantaran merasa dibentak, Ardiansyah pun menantang korban untuk berduel. Tantangan itupun diterima oleh Agung.

Namun rupanya sebelum berangkat ke lokasi, secara diam-diam Ardiansyah diduga sempat mengambil pisau di dapur tempatnya bekerja tersebut.

Baca Juga:  Tri Hita Karana Jadi Landasan Internasional Rich 70 Tsinghua Southeast Asia Cloud Forum

Entah yang merasuki dua orang rekananan ini, mereka pun berangkat menggunakan sepeda motor untuk mencari tempat berduel.

Hingga akhirnya mereka memilih di sebelah utara simpang empat Jalan Raya Lodtunduh, Banjar Abiansemal, Lodtunduh, Ubud. Di mana saat itu sudah dinihari dan jalanan sedang sepi.

Mereka pun tanpa basa basi saling jual beli pukulan. Namun sayang, perkelahian itu mulai tidak seimbang karena Ardiansyah menggengam pisau.

Diserang bertubu-tubi, Agung pun tidak bisa berkelit dan mata kirinya terbacok pisau.

Baca Juga:  Tim Gabungan Temukan 6 Orang Tak Pakai Masker

Suara gaduh itupun terdengar warga sekitar. Mereka pun bangun dan berdatangan ke lokasi kejadia. Melihat banyak warga yang berdatangan, Ardiansyah akhirnya kabur melarikan diri.

“Atas laporan korban, kami terus kejar pelaku dna akhirnya kami tangkap  di rumah temannya di wilayah Banjar Jukut Paku, Desa Singakerta Ubud. motif penusukan oleh pelaku terhadap korban ini lantaran pelaku merasa tersinggung,” ungkap Kapolsek Ubud AKP I Gede Sudyatmaja singkat. (ina/kb)