Jangan Melawan Virus

Denpasar
Foto: ilustrasi

DENPASAR, Kilasbali.com – Segala yang ada di alam semesta ini, terbentuk dari energi, baik yang berbentuk fisik, terlihat dengan kasat mata manusia, hewan, tumbuhan, maupun yang tidak berbentuk, tidak terlihat, dan seterusnya. Contoh pikiran, gagasan, ide, virus adalah energi.

Jadi kita terhubung antara satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu kita dapat berkomunikasi secara spirit dengan apa saja, termasuk dengan virus sekalipun.

Jika kita melawan virus, maka terjadi permusuhan. Jika kita bermusuhan, maka akan terjadi balas dendam. Seandainya kita menang, maka akan ada lagi penyakit baru lainnya datang. Lalu..terus demikian ….kapan selesainya…?

Baca Juga:  Fluktuatif, Positif Tambah 21 Orang dan Sembuh 16 Pasien

Dari pada tidak ada habisnya, maka sebaiknya jangan melawan virus, jangan bermusuhan dengannya. Pahamilah virus itu, sapa dan ajak berdamai, biarkan dia harmonis dengan sendirinya. Contoh: selamat datang wahai virus, salam damai ya, ku izinkan kau harmonis kapan saja kau mau, silahkan, ya. Selamat menjalankan tugasmu… Belajar memahami apa yang hendak ia sampaikan lewat kehadirannya dalam hidup kita.

Virus datang menjalankan tugasnya, sedangkan kita sama menjalankan tugas masing masing. Jangan ikut campur menyebarkan virus ke orang lain.
Kemudian yang terpenting, bagaimana cara memperkuat daya tahan tubuh kita.

Bagaimana memberdayakan diri lakukan afirmasi. Ucapkan kata kata yang kita inginkan terjadi, contoh saya tersenyum…saya semakin sehat dan bahagia… menjadi pribadi yang menarik dan memiliki kekuatan kekuatan tanpa batas….maka dari sekarang dan seterusnya saya semakin mudah menjalani kehidupan ini…dan seterusnya.

Baca Juga:  Tetap Disiplin, Tambahan Positif 139 Orang

Lakukan itu berulang kali dalam keadaan rileksasi, rasakan dan bayangkan seolah nyata terjadi dalam pikiran. Penciptaan itu minimal terjadi dua kali, pertama dari pikiran, kedua terwujud nyata. Pikiran adalah sumber komando. Apa yang kita pikirkan akan menarik yg sama. “You are what you think, what you think so you are become”.

Baca Juga:  Menteri Keuangan Beri Penghargaan untuk Pemkot Denpasar

Sehingga kita perlu menjaga pikiran kita agar apapun yang terjadi, kita tidak terganggu, jadi bisa tetap merasa nyaman, tenang dan sehat. Dengan situasi seperti ini kita dapat belajar untuk mengetahui arti kesehatan dan temukan makna kehiudpan dengan cara memberdayakan diri.

Salam sehat & bahagia
Terapi pikiran gratis

I Wayan Suwirya