Jangan Pernah Jenuh dan Menganggap Remeh Covid-19

Karangasem
Pangdam IX/Udayana: Jangan Pernah Jenuh dan Menganggap Remeh Covid-19

KARANGASEM, Kilasbali.com – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, didampingi Aster Kasdam IX/Udayana, Kapendam IX/Udayana, Waaslog Kasdam IX/Udayana dan Dandeninteldam IX/Udayana melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) di wilayah Kodim 1623/Karangasem, Rabu (24/3/2021).

Setibanya di Makodim 1623/Karangasem, Pangdam IX/Udayana melaksanakan kegiatan silaturahmi bersama Bupati Karangasem, Dandim 1623/Karangasem, Ketua DPRD Karangasem, Kajari Karangasem, Ketua Pengadilan Karangasem, Kapolres diwakili Kabagops Polres Karangasem, dilanjutkan memberikan pengarahan kepada para Perwira Kodim 1623/Karangasem.

Pangdam menyampaikan tentang program membantu masyarakat dari segi ketersediaan air bersih dan terkait pandemi Covid-19 yang sampai sekarang masih terjadi serta masalah perumahan prajurit.

Baca Juga:  Terima Hadiah Mesin ADM dari Kemendagri, Pemkot Denpasar Akan Pasang di Mall

Masalah pandemi Covid-19, yang diperlukan sekarang adalah membuat semua orang mengerti tentang penanganan Covid-19 dan TNI-AD adalah bagian terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Sampaikan kepada seluruh anggota di tengah situasi pandemi Covid-19 hal simple yang dapat dan diperlukan contohnya apabila ada gejala flu maupun kormobid tidak usah malu-malu atau takut segera kontrol ke rumah sakit, lakukan Tes Swab. Untuk itu, Dandim bersama jajarannya terus kampanyekan hal ini”, tegas Pangdam.

Usai memberikan pengarahan, Pangdam bersama rombongan menuju tempat penampungan air yang menggunakan Pompa di Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem dan juga melaksanakan peninjauan terkait pengadaan air bersih di Dusun Darma Winangun, Desa Tianyar, Kecamatan Kubu.

Baca Juga:  Pilwali Denpasar Tahun 2020 Hemat Anggaran Rp 7 Miliar Lebih

Kades Jungutan I Wayan Astika menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pangdam IX/Udayana dan jajarannya karena sudah peduli terhadap warga Desa Jungutan dengan dibuatnya Pompa, dimana memudahkan warganya mengakses air bersih.

Pangdam juga menyampaikan Bali direncanakan pada Bulan Juli akan dibuka untuk pariwisata dan dalam waktu dekat ada beberapa Duta Besar yang diundang untuk melihatnya, bahwa Bali sudah mampu melakukan protokol kesehatan dengan baik.

“Diharapkan kita bersama-sama bisa menunjukkan protokol kesehatan dengan baik, sehingga nantinya roda perekonomian khususnya di Bali bisa bergerak kembali setelah setahun lebih mengalami penurunan akibat dampak dari pandemi Covid-19 ini,” tutup Pangdam. (Pendam IX/Udayana)