Jaya Negara Prioritaskan Masalah Sampah, Penanganan Pandemi, Pemulihan Ekonomi, dan Percepatan Vaksinasi

Ceremonial Denpasar Sosial
Jaya Negara Prioritaskan Masalah Sampah, Penanganan Pandemi, Pemulihan Ekonomi, dan Percepatan Vaksinasi

DENPASAR, Kilasbali.com – Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Triwulan Pertama Tahun Anggaran 2021 dipimpin Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Wali Kota I Kadek Agus Arya Wibawa, Selasa (6/4/2021) di Graha Sewaka Dharma Denpasar.

Dalam rapat yang diselenggarkaan secara virtual hadir pula Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya dan para Asisten Sekda Kota Denpasar serta diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah(OPD), perusahana daerah, camat, perbekel/lurah, serta kepala puskesmas se-Kota Denpasar.

Wali Kota Jaya Negara mengajak seluruh OPD hingga perusahaan daerah untuk fokus melaksanakan pembangunan menyesuaikan dengan kondisi Covid-19.

Baca Juga:  Danrem 163 Wira Satya : Astungkara Semua Membaik Ke Zona Oranye

“Dalam kesempatan ini marilah kita Tetap fokus melaksanakan pembangunan sesuaikan dengan kondisi covid-19,” ajak Jaya Negara.

Dijelaskan bahwa fokus pada pelaksanaan pembangunan meliputi beberapa program prioritas jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

Prioritas jangka pendek meliputi upaya penanganan sampah, percepatan penanganan covid-19, pelaksanaan vaksinasi, dan upaya pemulihan ekonomi melalui stimulus perekonomian. Disamping itu jangka pendek juga berkaitan dengan pembelajaran tatap muka, pelatihan tenaga kerja yang di PHK, fasilitas pemberian modal kerja, E-Market Place, pengembangan produk berstandar ekspor, hingga optimalisasi Dharma Negara Alaya untuk kreatifitas dan pemulihan ekonomi.

Baca Juga:  Mimih! 21 orang Terjaring Sidak Prokes di Panjer

Sedangkan dalam program prioritas jangka menengah dan jangka panjang yang meliputi permasalahan sampah, pengadaan air bersih, pemenuhan infrastruktur perkotaan berkaitan dengan jalan dan wajah kota.

Lebih lanjut Jaya Negara menjelaskan arah kebijakan pembangunan lima tahun kedepan yakni mewujudkan Denpasar makmur, aman, jujur, dan unggul berbasis budaya yang dijiwai agama Hindu dan dilandasi Tri Hita Karana.

“Adapun landasan kebijakan bertumpu pada tiga pilar, yaitu pemerataan pembangunan, dan hasil-hasilnya, stabilitas daerah yang sehat serta supremasi hukum. Hal ini juga mengacu pada kebijakan dasar yakni kebudayaan Bali sebagai landasan segala gerak dan langkah pembangunan dalam mewujudkan pembangunan berbasis budaya,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemkot Terima CSR Kursi Roda dari PT Pelindo 3 dan PT Taspen Denpasar

Sementara Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, menyampaikan terkait progres fisik dan keuangan pada triwulan pertama telah mencapai target.

“Pada triwulan pertama ini capaian fisik dan keuangan telah mencapai target meski ada beberapa yang masih dalam progres administrasi,” ujarnya.

Terkait dengan upaya-upaya yang dilakukan melalui koordinasi dan komunikasi secara intensif, pelaksanaan monev Tepra bersama tim Tepra, monev pengawasan dan pengendalian, pembangunan fisik di lapangan serta berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Bali dan pusat.(kb/rls)