Jaya-Wibawa Sampaikan Visi Misi Di Ombudsman Provinsi Bali, Wujudkan Denpasar Maju

Birokrasi Denpasar
Jaya-Wibawa Sampaikan Visi Misi Di Ombudsman Provinsi Bali, Wujudkan Denpasar Maju

DENPASAR, Kilasbali.com – Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara dan Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa memaparkan visi misi dihadapan Ombudsman RI Provinsi Bali dalam agenda bertajuk coffee morning bersama lima kepala daerah terpilih yang dilaksanakan di Kantor Ombudsman RI Provinsi Bali, Rabu (10/3/2021).

Dalam pemaparannya, Walikota Jaya Negara mengatakan saat ini seluruh umat manusia sedang berjuang mengatasi pandemi Covid-19 Dimana, pandemi ini telah merenggut banyak korban jiwa, serta menurunkan aktivitas ekonomi masyarakat. Hal yang paling utama dilakukan oleh semua pihak dalam beraktivitas adalah disiplin menerapkan Protokol Kesehatan dengan ketat, terutama penerapan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) dalam upaya untuk saling melindungi.

“Selain menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat dan pelaksanaan Tracing, Testing dan Treatment (3T), saat ini juga sedang dilaksanakan vaksinasi Covid-19 dalam upaya memutus penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Baca Juga:  Pasien Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Bertambah 76 Orang, Kasus Positif Bertambah 56 Orang

Jaya Negara menekankan, upaya pemulihan ekonomi pada masa pandemi Covid-19 ini menjadi prioritas jangka pendek yang harus diselesaikan bersama. Selain penanganan Covid-19 dan pemulihan perekonomian, pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang terkenal dengan jargon Jaya-Wibawa ini akan merealisasikan Visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju (Makmur, Aman, Jujur dan Unggul).

Visi ini merupakan pengejawantahan dan sinergitas dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, dengan pelaksanaan Pola Pembangunan Semesta Berencana Guna Mewujudkan Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam (Menyama Braya).

“Visi-misi yang kami bangun serta program prioritas yang kami rencanakan, digerakkan oleh Weda Wakya Vasudaiva Khutumbakam yang mengandung makna dalam kehidupan ini kita semua bersaudara. Semua sektor kehidupan harus diselesaikan dengan paras paros sarpanaya, salunglung sabayantaka. Semua persoalan yang kita hadapi, mari kita selesaikan bersama-sama dan Menyama Braya,” ujarnya.

Baca Juga:  Terima Kunjungan Danlanal Denpasar, Cok Ace Apresiasi Baksos Pesisir

Jaya Negara mengatakan misi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju dalam pelaksanaan tetap berpedoman pada motto ‘Sewaka Dharma’ dimana memiliki arti melayani adalah kewajiban.

“Dengan spirit Sewaka Dharma tersebut dalam memaksimalkan pembangunan sebagai upaya untuk memberikan kesejahteraan rakyat, seluruh perangkat daerah selalu melayani dengan maksimal dan bahagia dalam pengabdian,” ujarnya.

Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa menambahkan, dalam mewujudkan Visi dan Misi Pembangunan Kota Denpasar, dibutuhkan dukungan dan kerjasama dari semua Stakeholder.

Baca Juga:  Update Harian Covid-19 di Denpasar, Positif Tambah 61 Orang

“Dalam kesempatan ini kami sampaikan, berbagai visi misi kami di Pemerintah Kota Denpasar tentunya dapat tercapai dengan kerjasama semua pihak. Dalam hal ini kami juga mengajak Ombudsman untuk bersama-sama mewujudkan visi misi tersebut dalam artian kita saling berkolaborasi di dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab mengatakan berbagai kerjasama di dalam memaksimalkan pelayanan publik serta tindaklanjut berbagai persoalan maupun keluhan masyarakat selama ini telah berjalan baik.

Kerjasama yang telah dilaksanakan selama ini diharapakan dapat terus ditingkatkan. Dalam hal ini pihaknya juga telah bersama-sama menandatangani surat pernyataan komitmen antara Pemerintah Kota Denpasar dan Ombudsman RI Provinsi Bali untuk mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas.(sgt/kb)